Breaking News:

Tribun Toraja

Progres Pembangunan Jalan Rantepao-Sadan-Batusitanduk Sudah 85 %

Progres pembangunan jalan ruas Rantepao-Sadan-Batusitanduk di Kabupaten Toraja Utara hampir rampung

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Instagram @andisudirman.sulaiman
Progres pembangunan jalan ruas Rantepao-Sadan-Batusitanduk di Kabupaten Toraja Utara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan progres pembangunan jalan ruas Rantepao-Sadan-Batusitanduk di Kabupaten Toraja Utara hampir rampung.

"Progres pekerjaan 85 persen. Pembangunan jalan ruas Rantepao - Sa'dan - Batusitanduk di Kabupaten Toraja Utara dengan target 11,4 Km," tulisnya dengan mengunggah beberapa foto pengerjaan dengan alat berat di akun Instagramnya @andisudirman.sulaiman, Senin (26/7/2021).

Seperti diketahui, Ruas jalan tersebut menghubungkan Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Luwu.

Adapun aanggaran yang digunakan sekitar Rp72 miliar dari provinsi dengan pengerjaan sepanjang 11,4 kilometer dan lebar 6 meter.

Untuk tahun 2021 ini, kata Andi Sudirman, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelontorkan anggaran Rp250 miliar untuk Toraja.

"Kita datang untuk menegaskan, saya tidak suka berjanji, tetapi kita lihat saja kerjanya. Tahun ini Rp250 miliar untuk Toraja, sekitar Rp150 miliar untuk Toraja Utara," katanya.

"Sampai sekarang kita tetap melanjutkan, sesuai visi misi kami. Saya menegaskan kita harus sama-sama jalan dalam membangun dengan asas pemerataan pembangunan dan keadilan sosial untuk masyarakat banyak," tambahnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, terus berupaya untuk menyelesaikan infrastruktur jalan Provinsi di daerah, yang diperkirakan akan memakan anggaran sekitar Rp400 miliar. 

"Kemantapan jalan kita sekitar 70 persen. Kita terus genjot dan tingkatkan kemampuan kita. Tahun depan kita akselerasi lagi untuk jalan yang menghubungkan Kabupaten/Kota lainnya, utamanya yang dilintasi banyak warga," katanya.

"Insya Allah, pelan-pelan kita selesaikan ini dan sinergitas dikerjakan bersama," tambahnya.

Ia pun berharap, dengan pengerjaan infrastruktur jalan ini bisa berdampak baik untuk sektor perekonomian bagi masyarakat serta penyerapan tenaga kerja.

"Diharapkan bisa menjadi konektivitas transportasi, serta meningkatkan kualitas layanan transportasi melalui peningkatan kemantapan jalan yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Dirinya pun meminta agar pelaksana kegiatan untuk memaksimalkan tenaga kerja lokal, utamanya yang berdomisili di sekitar lokasi.

"Kami juga berharap peran serta dari masyarakat di Kabupaten Toraja Utara dalam hal pengawasan pengerjaan jalan ini," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved