Breaking News:

PSM Makassar

Erwin Gutawa Sebut Spasojevic Striker Paling Sulit Dilawan

Pemain kelahiran Bone 29 tahun silam ini mengaku semua striker di Indonesia memiliki kemampuan yang baik.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
Instagram/erwin05gutawa
Bek tengah PSM Makassar, Erwin Gutawa 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bek tengah PSM Makassar, Erwin Gutawa bakal menjaga lini pertahanan PSM dari kebobolan.

Ia tak akan membiarkan striker mana pun menjebol gawang skuad Laskar Pinisi.

Apalagi melewatinya dengan mudah.

Pemain kelahiran Bone 29 tahun silam ini mengaku semua striker di Indonesia memiliki kemampuan yang baik.

Termasuk memiliki skill individu yang bagus.

"Semua striker bagus-bagus dan punya skill individu bagus, tapi kalau ketemu saya, saya tidak mau tahu, dia tidak bisa lewat dan tidak bisa buat gol," ujarnya dalam kanal YouTube PSM Makassar.

Ditanya soal striker yang sulit dikawal, Erwin menyebut striker Bali United, Spasojevic.

Meski belum pernah bertemu dan melawan langsung Spasojevic, pemain dijuluki sang komposer ini menilai Spasojevic pergerakannya cukup merepotkan.

"Spasojevic, walau belum pernah ketemu, sering saya lihat main, cukup merepotkan," sebutnya.

Namun jika bertemu, pemain bernomor punggung 5 di PSM ini tak akan biarkan pemain naturalisasi Indonesia ini mencetak gol.

"Kalau nanti ketemu, saya bisa jaga dia dengan baik dan tidak bisa bikin gol," ucapnya.

Profil Erwin Gutawa

Erwin Gutawa kini menjadi salah satu bek tengah andalan PSM Makassar.

Dia diboyong ke Kota Makassar untuk memperkuat lini pertahanan Juku Eja di Piala Menpora 2021 beberapa waktu lalu.

Tampil memukau di benteng pertahanan PSM Makassar di Piala Menpora membuat manajemen mempermanenkan pria 28 tahun ini.

Meski dia sempat diterpa rumor bakal hengkang dan membela klub lain. Namun, ia memantapkan hati bertahan di PSM Makassar.

Karier Erwin Getawa

Erwin Gutawa merupakan pria asli Sulawesi Selatan. Dia lahir di Libureng, Kabupaten Bone, 6 Juli 1992.

Karier sepak bolanya tidak dimulai dari sekolah sepak bola (SSB).

Melainkan bermain sepak bola antar kampung (tarkam).

Bahkan, dia pernah menjadi pegawai honorer di Dinas Pemuda dan Olahraga Bone.

Karier sepak bola, Erwin Gutawa banyak dihabiskan di luar Sulsel.

Klub pertama dibela pria bertinggi 175 centimeter ini yakni Martapura FC, klub asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dia membela Martapura FC selama lima tahun dari 2013 hingga 2018.

Setelah itu bergabung ke Madura.

Tahun 2019, Erwin memilih kembali ke Martapura FC.

Lalu berlabuh di Sriwijaya FC pada tahun 2020.

Barulah di tahun 2021 Erwin Gutawa mendarat di PSM Makassar.

Tak Gentar Bersaing Meski PSM Makassar Bakal Rekrut Bek Tengah.

Erwin Gutawa mengaku tak gentar meski PSM Makassar datangkan stopper baru.

Termasuk jika pilihannya PSM mendatangkan stopper berstatus pemain asing.

Sebagai bek tengah atau stopper yang membela PSM sejak Piala Menpora 2021, Erwin Gutawa berharap pemain yang datang bisa bahu membahu.

Erwin Gutawa mengatakan siapa pun pemain didatangkan harus bersaing secara sehat.

Siapa yang terbaik, tentunya itu yang akan dimainkan oleh pelatih," katanya pada Selasa (15/5/2021).

Pria kelahiran Bone dalam performa terbaik. Dia berjanji akan menampilkan permain terbaik bagi Juku Eja.

"Saya sangat semangat berada di PSM. Saya terus bekerja keras lagi untuk menampilkan yang terbaik," ucapnya.

Ia menyampaikan sejak lama dia ingin membela Pasukan Ramang dan akhirnya bisa tercapai.

"Saya orang Sulawesi, dari dulu ingin membela PSM. Alhamdulillah tahun ini tercapai. Ini suatu kebanggan bagi saya," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved