Breaking News:

Jamur Hitam

Jamur Hitam Sudah Ada di Indonesia, Ini Kelompok Orang yang Rentan Terinfeksi

Infeksi jamur hitam bisa menyebar dengan cepat dari hidung dan sinus ke wajah, rahang, mata, dan otak.

Editor: Muh. Irham
shutterstock
Ilustrasi warga yang terinfeksi jamur hitam 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lebih dari 4.300 orang di India, meninggal dunia karena terinfeksi jamur hitam.

Dikutip dari Kompas Sains, jamur hitam atau mukormikosis merupakan infeksi jamur sistemik akibat golongan Mucormycetes seperti Rhizopus spp, Mucor spp, Rhizomucor spp, Cunninghamella berthollletiaie, Apophysomycess spp, dan Lichteimia.

Penyakit ini dinamakan jamur hitam karena infeksinya bisa menyebabkan perubahan warna kulit menjadi menghitam.

Hal itu karena jamur menghalangi aliran darah, membunuh jaringan yang terinfeksi, dan jaringan mati atau nekrotik.

Infeksi jamur hitam bisa menyebar dengan cepat dari hidung dan sinus ke wajah, rahang, mata, dan otak.

Karena itu infeksi jamur hitam tergolong penyakit yang sangat agresif. Tingkat kematian akibat jamur tersebut, menurut kantor berita AFP, bahkan mencapai di atas 50 persen.

Kelompok yang berisiko terinfeksi Infeksi jamur hitam bisa menyerang siapa saja. Karena itu perlu kewaspadaan untuk tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari infeksi jamur hitam atau mukormikosis.

Dikutip dari Kompas Sains yang melansir WebMD, Jumat (23/7/2021), seseorang lebih mungkin terinfeksi jamur hitam jika memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Sistem kekebalan yang lemah ini dapat disebabkan oleh konsumsi obat atau kondisi kesehatan seperti:

- Diabetes, terutama jika tidak terkontrol AIDS Kanker Transplantasi organ Transplantasi sel induk Neutropenia (jumlah sel darah putih rendah)
- Penggunaan steroid jangka panjang
- Kadar zat besi dalam tubuh terlalu tinggi
- Tidak asam dalam tubuh tidak merata
- Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved