Breaking News:

Tribun Wajo

Stok Vaksin Covid-19 Kian Menipis di Kabupaten Wajo

Program vaksinasi Covid-19 terus digenjot Pemerintah Kabupaten Wajo demi memenuhi target herd imunity.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI
Bupati Wajo, Amran Mahmud saat menerima vaksin Covid-19 beberapa waktu lalu. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Program vaksinasi Covid-19 terus digenjot Pemerintah Kabupaten Wajo demi memenuhi target herd imunity.

Sayangnya, menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin, stok vaksin yang tersedia kini menipis.

"Stok saat ini sangat menipis, baik yang ada di Dinkes maupun yang ada di puskesmas-puskesmas," katanya, Sabtu (24/7/2021) malam.

Safar menyebutkan, di Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo hanya ada 24 vial atau 240 dosis vaksin, sementara di sejumlah puskesmas tersisa 313 vial atau 3.130 dosis.

Bahkan, Safar menyebutkan bahwa stok vaksin tersebut hanya cukup hingga satu hari ke depan apabila vaksinasi terus dimassifkan secara massal.

"Vaksin yang tersisa paling lambat besok sudah habis itupun cuma setengahnya. Jadi tidak bisa melayani yang hari Senin dan seterusnya," katanya.

Olehnya, pemerintah pusat diharapkan segera mendistribusikan vaksin yang ada di pusat ke seluruh daerah.

"Yang paling mendesak memang yang mau menerima dosis kedua karena sudah terjadwal. Makanya dosis pertama kami batasi," katanya.

Diketahui, rentang waktu bagi penerima vaksin apabila telah menerima dosis pertama adalah maksimal 28 hari untuk menerima dosis kedua.

"Kalaupun terlambat, intinya jangan terlalu lama intervalnya. Dan diusahakan bagi penerima vaksin tidak terpapar virus. Karena vaksinnya belum lengkap, makanya tetap diminta untuk disiplin prokes," kata alumni IPDN itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved