Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kasus BOK Dinkes Bulukumba Masuk Meja Sidang, Kasi Pidsus: Kasus Akper dan PDAM Tunggu Giliran

Kasus dugaan Korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinkes Bulukumba 2019, kini memasuki persidangan.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan Korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinkes Bulukumba 2019, kini memasuki persidangan.

Kasus dugaan korupsi BOK Dinkes Bulukumba ini, menyusul kasus dugaan penjualan Taman Hutan Raya (Tahura) di Kecamatan Bontobahari dan juga kasus dugaan Korupsi Bantuan Kapal Nelayan.

Seluruh kasus itu masuk meja sidang di masa kepemimpinan Andi Thirta Massaguni sebagai Kasi Pidsus Kejari Bulukumba.

Setelah itu, Kasus dugaan korupsi beasiswa miskin Akper Bulukumba dan korupsi PDAM Bulukumba bakal menyusul.

Untuk Kasus Akper sendiri, Kejaksaan telah menahan Riswan Marsal, setelah hampir 10 tahun lamanya menghilang.

Andi Thirta Massaguni membeberkan, saat ini pihaknya sementara mempelajari seluruh Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi-saksi yang pernah diperiksa.

Dan jika masih ada yang dianggap kurang, maka pihaknya kembali bakal melakukan pemanggilan ulang.

"Saat ini penyidik mempelajari seluruh BAP saksi-saksi yang sudah pernah diperiksa waktu itu, jika ada keterangan yang perlu ditambahkan kami akan panggil kembali untuk melengkapi keterangan sebelumnya," jelas Thirta, Sabtu (24/7/2021).

"Jadi sisa menunggu giliran dua kasus ini, apalagi kan untuk Kasus Akper sudah kita tahan tersangkanya," tambahnya.

Untuk kemungkinan bakal bertambahnya tersangka lagi, Andi Thirta masih belum ingin berkomentar banyak.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved