Breaking News:

Lawan Covid19

Kasus Covid-19 Meningkat, Sisa Empat Persen Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri mengatakan, sebelumnya, Nadiem Makarim menyatakan ada 35 persen daerah yang telah melaksanakan PTM

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Ilustrasi uji coba sekolah tatap muka 

TRIBUN-TIMUR.COM -Kemendikbudristek terpaksa menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penundaan PTM terpaksa dilakukan setelah lonjakan kasus Covid-19 dibeberapa daerah.

Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri mengatakan, sebelumnya, Nadiem Makarim menyatakan ada 35 persen daerah yang telah melaksanakan PTM terbatas.

Namun setelal lonjakan kasus Covid-19, kini hanya empat persen sekolah yang menggelar PTM.

“(35 persen PTM) itu kemarin sebelum PPKM Darurat, tapi sekarang sudah berubah lagi. Jadi kira-kira hanya 4 persen yang bisa PTM. Situasinya sangat berubah. Kita mengikuti regulasi pemerintah,” ujar Jumeri di dialog FMB9, Kamis (22/7/2021).

Dalam Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, baik sekolah, Perguruan Tinggi, akademi, tempat Pendidikan atau Pelatihan dilakukan secara daring atau online selama PPKM level 4.

Jumeri mengatakan strategi Kemendikbudristek untuk mendorong PTM Terbatas mulanya didasari karena kesenjangan pembelajaran jarak jauh (PJJ) antara satu daerah dan daerah lainnya sangat nyata.

Walaupun sebenarnya pihaknya telah menyiapkan strategi PJJ dengan matang, misalnya dengan melatih para guru hingga menyediakan kuota belajar.

Namun, pihaknya menyadari, kalau terus menerus mempertahankan PJJ, dikhawatirkan hanya sekelompok masyarakat yang memiliki akses baik, yang akan mendapatkan kesempatan belajar dengan baik.

Sedangkan kelompok yang lainnya yang kurang mendapatkan akses, kurang mendapatkan kesempatan pembelajaran dengan baik.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved