Breaking News:

Tribun Sinjai

Sinjai Bangun Gedung Sentra Industri Olahan Hasil Peternakan Senilai Rp 15 Miliar

Ke depan setelah rampung, Pemkab Sinjai akan menerima sebanyak 150 tenaga kerja lokal masyarakat Sinjai.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sinjai, Muh Saleh sedang berbincang dengan Camat Sinjai Selatan, A Hadi dan pelaksana kontraktor PT Mitra Ayangga Nusantara, Kamis (22/7/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sinjai membangun Gedung Sentra Industri Olahan Hasil Peternakan.

Gedung tersebut berlokasi di Bulupaccing, Dusun Lappacilama, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan atau sekitar 20 kilometer dari bagian selatan Sinjai.

Gedung tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 sebesar Rp 15.730.014 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sinjai, Muh Saleh menyampaikan, pembangunan gedung tersebut mulai dibangun saat ini.

Pembangunan itu mulai 7 Juli hingga 20 Desember tahun 2021.

"Pekerjaan bangunan gedung sudah dimulai dan ditarget rampung pada 20 Desember nanti," kata Muh Saleh saat ditemui tribun-timur.com di Bulu Paccing, Kamis (22/7/2021).

Bangunan tersebut dikerjakan oleh PT Mitra Ayangga Nusantara, dan diawasi oleh Konsultan PT Global.

Muh Saleh menegaskan kepada pihak pekerja PT Mitra Ayangga Nusantara agar segera mengerjakan dengan baik pembangunan gedung Sentra Industri Olahan Hasil Peternakan itu.

Ke depan setelah rampung, Pemkab Sinjai akan menerima sebanyak 150 tenaga kerja lokal masyarakat Sinjai.

Para tenaga kerja tersebut akan dilatih dalam pemanfaatan hasil peternakan yang layak jual di pasar modern dan pasar nasional.

Seperti penyediaan pemenuhan daging beku untuk kebutuhan industri di kota-kota besar di Indonesia.

Ditegaskan bahwa anggaran Rp 15 miliar lebih itu hanya pembangunan gedung saja.

Belum termasuk fasilitas pendukung lainnya dan biaya pelatihan para tenaga kerja nantinya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ini bagian dari program Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dengan tujuan memajukan perekonomian untuk masyarakat Sinjai dalam bidang peternakan.

Tahun 2020 mendatang, Pemkab Sinjai berencana akan melakukan pembinaan kelompok usaha hasil peternakan.

Pembinaan itu sudah meliputi pelatihan kemasan, menerbitkan izin dari BPOM dan dan melatih pemasaran.

Camat Minta Kontraktor Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Dalam kesempatan yang sama hadir juga di lokasi, Camat Sinjai Selatan, Andi Hadi.

Ia meminta pihak rekanan agar dalam pekerjaan gedung dapat memberdayakan masyatakat lokal setempat.

"Setelah kami terima aspirasi dari masyarakat, maka kami minta rekanan agar berdayakan masyarakat lokal, baik di Desa Alenangka dan Desa Gareccing," kata mantan sekcam Sinjai Borong ini.

Andi Hadi juga meminta PT Mitra Ayangga Nusantara untuk tetap melakukan komunikasi dengan baik kepada masyarakat setempat selama pembangunan gedung.

Termasuk jika pekerja menemui kendala-kendala teknis di lapangan.

Tujuannya agar pembangunan gedung tersebut tidak terhambat.

Dan seluruh pekerjanya dapat diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Sehingga para pekerja mendapatkan perlindungan kerja.

Mendengar usulan itu, pelaksana PT Mitra Ayangga Nusantara, Aswidan bersedia mengakomodir tenaga kerja lokal di dua daerah tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved