Breaking News:

Tribun Kampus

Kantor Imigrasi Makassar Jemput Bola Pembuatan Paspor di Unhas

Eazy Passport merupakan layanan pembuatan paspor kolektif yang dilakukan tanpa perlu berkunjung ke Kantor Imigrasi.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Unhas
Imigrasi Makassar Goes to Unhas di Baruga Prof. Baharuddin Lopa, FH Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar bekerja sama Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan layanan Eazy Passport yang merupakan salah satu program dari Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM. 

Kegiatan yang bertajuk Imigrasi Makassar Goes to Unhas berlangsung secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Baruga Prof. Baharuddin Lopa, FH Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (22/7/2021).

Eazy Passport merupakan layanan pembuatan paspor kolektif yang dilakukan tanpa perlu berkunjung ke Kantor Imigrasi.

Melainkan para petugas imigrasi yang mengunjungi pemohon yang telah mengajukan layanan. 

Layanan Eazy Passport di Unhas ini diikuti oleh sebanyak 62 orang. 

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Farida Patittingi, menjelaskan layanan tersebut hadir di Unhas dengan tujuan lebih mendekatkan serta memudahkan kepada masyarakat utamanya para sivitas akademika Unhas dalam membuat passport, memperpanjang serta mengkonversi menjadi e-passport. 

Hadirnya layanan Easy Passport di Unhas salah satunya, kata dia, karena adanya peran dari alumni. 

“Kebetulan banyak alumni kami yang saat ini mengabdikan diri di Kantor Imigrasi. Kita berharap fasilitas ini mampu menjangkau banyak elemen masyarakat sekaligus bentuk dukungan FH Unhas terhadap layanan tersebut yang tentu sangat membantu ditengah situasi seperti sekarang," jelas Prof. Farida via rilis Humas Unhas ke tribun-timur.com.

Kepala Seksi Lantaskim Imigrasi Makassar, Arifandi menjelaskan layanan Eazy Passport hadir di Unhas menjadi wujud nyata dari sinergitas yang kuat dengan para mitra termasuk Unhas

Dirinya mengatakan, Eazy Passport bagian dari komitmen Kemenkumham dalam menghadirkan layanan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.  

Memberikan pelayanan minimal 50 permohonan setiap harinya, hanya melayani pembuatan paspor baru dan penggantian paspor habis masa berlaku, tidak melayani penggantian paspor karena hilang atau rusak. 

"Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar melakukan jemput bola pembuatan paspor kepada masyarakat sesuai permintaan. Pemohon paspor tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi, tetapi petugas imigrasi yang datang. Untuk tingkat Universitas, baru Unhas yang pertama melakukannya," jelas Arifandi. 

Arifandi berharap, kegiatan ini dapat diperluas untuk menjangkau banyak masyarakat, khususnya para sivitas akademika Unhas

Tidak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Fakultas Hukum Unhas yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi layanan Eazy Passport untuk menjangkau para dosen, mahasiswa maupun alumni.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved