Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Jalani Sidang Perdana, Ini Tiga Alasan Penasehat Hukum Edy Rahmat Ajukan Eksepsi

Penasehat Hukum terdakwa Edy Rahmat, Yusuf Lessy mengajukan eksepsi.Edy Rahmat selaku penerima suap proyek infrastruktur di Sulsel.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/IKHSAN
saat menjalani sidang perdana terdakwa Edy Rahmat secara luring terbatas di Ruang Sidang Utama Prof Harifin A.Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (22/7/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penasehat Hukum terdakwa Edy Rahmat, Yusuf Lessy mengajukan eksepsi.

Edy Rahmat selaku penerima suap proyek infrastruktur di Sulsel.

Menurutnya, ada tiga alasan pokok pihaknya mengajukan eksepsi.

Pertama, dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dianggap memuat peristiwa hukum yang tidak cermat.

Kedua, waktu dan tempat kejadian dianggap tidak jelas dan cermat.

Ketiga, dalam penerapan hukumnya juga dianggap tidak cermat.

"Pada prinsipnya dakwaannya, satu memuat peristiwa hukum tidak cermat, dua waktu dan tempat kejadian itu tidak jelas dan tidak cermat, dan ketiga dalam penerapan hukumnya tidak cermat," ujar Yusuf, Kamis (22/7/2021).

Ia pun berharap dalam sidang lanjutan nanti, pihaknya bisa meyakinkan majelis hakim terkait eksepsi yang diajukan

"Tiga bagian pokok yang menjadi dasar kami mengajukan eksepsi," tutupnya.

Edy Rahmat pun diancam pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved