Breaking News:

Tribun Makassar

Tingkatkan Patroli Cyber, Kabid Humas Polda Sulsel: Meme PPKM Termasuk Hoax

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menyebut meme PPKM termasuk kategori informasi hoax atau bohong.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menyebut meme PPKM termasuk kategori informasi hoax atau bohong.

Hal itu diungkapkan Kombes Pol E Zulpan, saat dikonfirmasi terkait Intruksi Kabareskrim Polri yang meminta jajaran Reskrim menindak tegas pelaku penyebar hoax penanganan Covid-19, Rabu (21/7/2021) siang.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah fokus menangani Pandemi Covid-19 dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Bahkan Presiden Joko Widodo secera resmi memperpanjang PPKM di dua pulau itu hingga 25 Juli.

Meski demikian, beberapa kabupaten kota di Sulsel juga menerapkan PPKM Mikro sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19.

"Tentunya kita tahu bahwa PPKM ini, baik mikro maupun darurat dimaksudkan adalah untuk penanggulangan pencegahan covid dengan varian baru delta ini," kata Zulpan melalui sambungan whatsApp.

"Tentunya yang akan dipidana adalah orang yang jelas memprovokasi atau menyebarkan berita hoax terhadap program pemerintah," sambungnya.

Zulpan mencontohkan kasus yang menjerat dr Lois Owien yang ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri.

"Seperti di Jakarta itu kan ada dr Lois yang menyatakan Covid itu dua atau dan sebagainya. Itu bisa dipidana," ujarnya.

dr Lois dijerat UU ITE setelah mengatakan bahwa kasus meninggal dunia bukan karena Covid-19, melainkan disebabkan interaksi obat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved