Breaking News:

PPKM Darurat

Sedih Dikritik Terus Menerus, Luhut: Kamu Tidak Tahu Betapa Sulitnya Mengatasi Keadaan ini

Dalam penanganan pandemi Covid-19 di masa PPKM darurat ini, Luhut mengaku kerap sedih atas pandangan-pandangan yang menggampangkan penanganan Covid-19

Editor: Ilham Arsyam
Dok. Humas Kemenko Kemaritiman dan Investasi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan sambutan dalam acara melalukan peluncuran Kilau Digital Permata Flobamora di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (18/6/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Luhut Binsar Pandjaitan yang dipercaya presiden Jokowi sebagai koordinator PPKM Darurat akhirnya curhat soal bagaimana sulitnya mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya Luhut mengungkapkan perasaan yang melatarbelakangi permintaan maafnya soal penanganan pandemi Covid-19.

"Sekarang dalam keadaan seperti ini saya punya tanggung jawab lagi, tidak gampang."

"Orang pikir kan sederhana saja. Orang kan juga ada tanggung jawab moral dari saya."

"Kok belum bisa dihentikan ini? Walaupun saya paham tidak bisa sesederhana itu menghentikannya. Tapi tetap saja ada kegalauan itu," ungkap koordinator PPKM darurat itu, dalam acara yang disiarkan di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (20/7/2021).

Luhut mengungkapkan usianya yang sudah tidak muda lagi, membuatnya terkadang terkenang dengan pengalamannya di militer, saat harus bertugas memimpin pasukan dalam operasi di Timor-Timur.

Kenangan pahit kehilangan prajurit yang dipimpinnya tersebut dalam hitungan hari, juga membuatnya merasa bertanggung jawab moral atas korban-korban Covid-19 yang telah wafat.

Dalam penanganan pandemi Covid-19 di masa PPKM darurat ini, Luhut pun mengaku kerap sedih atas pandangan-pandangan yang menggampangkan penanganan Covid-19, khususnya varian Delta yang lebih mudah menyebar dan lebih mematikan.

"Sekarang ini kalau saya lihat orang terlalu menggampangkan mengkritik, itu saya sedih saja."

"Kamu tidak tahu betapa sulitnya mengatasi keadaan ini."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved