Breaking News:

Tribun Makassar

PHRI dan IHGMA Sulsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Indonesia

Anggiat menyebut bahwa hingga sekarang, pihaknya belum menerima laporan adanya hotel yang tutup di Sulsel akibat pandemi Covid-19.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
Tribun/Rudi
PHRI dan IHGMA Sulsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Indonesi. Acara digelar di hotel Clato Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) menggelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Indonesia.

Acara tersebut berlangsung di Prefunction Phinisi 2 lantai 2, Hotel Claro, Jl. A.P. Pettarani, Kota Makassar, Rabu (21/7/2021).

Kegiatan doa bersama lintas agama ini didasari seiring dengan tingginya kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Acara ini juga tersambung secara daring via zoom, yang diikuti oleh sejumlah general meneger se-Sulsel, dan ketua PHRI se-Sulsel.

Doa bersama ini berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan menggunakan hand sanitizer.

Lima pemuka agama bergantian memimpin doa dalam acara ini.

Pertama Islam Ust. H. Arifuddin Lewa, Kristen Fritz Bakker, Katolik Alex Palino, Hindu Pinandita I Wayan Nenra, dan Budha Romo Bumi Horas.

Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah terjadi setahun lebih dan berdampak ke semua aspek, termasuk hotel dan restoran.

“Data yang saya terima tadi pagi ada hotel yang hanya hanya 8% (okupansi),” kata Anggiat.

“Kita satukan hati, berdoa memohon kuasa tuhan agar diberi kelegaan agar pandemi segera berlalu,” sambungnya.

Anggiat menyebut bahwa hingga sekarang, pihaknya belum menerima laporan adanya hotel yang tutup di Sulsel akibat pandemi Covid-19.

“Belum ada yang tutup, tapi saya kira karyawan yang dirumahkan sedang berlangsung,” sebut Anggiat.

Lebih lanjut, Anggiat berharap tidak ada lagi perpanjangn Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Semoga tanggal 25 berakhir dan tidak dilanjut lagi karena sangat berat sekali,” harapnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved