Breaking News:

PON XX Papua

Tim Karate PON Sulsel Turun di 7 Kelas, Ini Kelas Diharapkan Raih Medali

Tim Cabang Olahraga (Cabor) Karate PON Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berlatih menjelang PON XX Papua.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi pertandingan karate 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Tim Cabang Olahraga (Cabor) Karate PON Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berlatih menjelang PON XX Papua.

Mereka terus menggenjot latihan fisik di Kantor Koni Sulsel, Senin (19/7/2021).

Tim Karate Sulsel bakal menurunkan 10 atlet di PON XX Papua yang bakal berlangsung Oktober mendatatang.

Sepuluh atlet tersebut turun di tujuh kelas karate yakni, kata beregu putra, kata beregu putri.

Kemudian, kata perorangan putra, kata perorangan putri. Lalu kumite +68 kilogram putri, kumite -84 kilogram putra dan kumite -75 kilogram putra.

Pelatih tim karate PON Sulsel, Mursalim Badoo mengatakan, Koni Sulsel menargetkan tiga medali kepada tim karate.

Hal ini berdasarkan raihan Pra PON lalu, tim karate mampu meraih dua medali emas.

"Kita akan maksimalkan dua medali emas dan beberapa perak. Kalau perlu perak berubah jadi emas agar bisa memenuhi target diberikan," katanya saat ditemui di Kantor Koni Sulsel, Senin (19/7/2021).

Ia menyebut dari 7 kelas diikuti, kata beregu putra emas, kumite -84 kilogram putra bisa meraih emas. 

Sementara kelas kata beregu putri dan kata perorangan putri perak.

"Empat kelas ini kita andalkan medali, yang perak bisa menjadi emas. Sedangkan tiga kelas kumite tidak menutup kemungkinan meraih medali juga dilihat dari persiapan dilakukan," sebutnya.

Mursalim  meminta kepada seluruh atletnya, agar target tidak dijadikan beban. Justru harus dijadikan motivasi.

"Koni target tiga medali untuk karate. Jadai saya sampaikan kepada atlet, target itu bukan beban. Melainkan motvasi bagi pelatih dan atlet secara maksimal untuk mencapai target itu," ucapnya.

Adanya libur hari raya Iduladha juga tak mengganggu persiapan tim karate Sulsel.

"Adanya libur keagamaan ini tidak menganggu persiapan kami. Jadi semua tetap terprogram, berjalan normal," jelasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved