Breaking News:

Tribun Politik

Sulsel Minim Belanja Covid-19, Legislator PKB: Tak Heran Kasus Meningkat

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegur 19 provinsi di Indonesia termasuk Sulawesi Selatan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Anwar Purnomo
Anggota Komisi E DPRD Sulsel Fraksi PKB Andi Muhammad Anwar Purnomo. (Foto dokumen pribadi Anwar Purnomo) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegur 19 provinsi di Indonesia termasuk Sulawesi Selatan.

Purnawirawan jenderal polisi itu menegur Pemprov Sulsel karena realisasi penanganan covid khususnya insentif nakes sangat rendah.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi E DPRD Sulsel Andi Muhammad Anwar Purnomo menyayangkan rendahnya realisasi penanganan covid dan insentif nakes Sulsel.

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai tak heran bila angka kasus positif Covid-19 meningkat di Sulsel.

"Tak heran angka positif Covid-19 meningkat. Kita tentunya meminta dinas keshatan untuk memfokuskan pembayaran insentif nakes terlebih dahulu," kata Anwar saat dihubungi Tribun Timur Minggu (18/7/2022).

Anwar menegaskan, tenaga kesehatan adalah pejuang garda terdepan dalam "perang" melawan pandemi Covid-19.

"Jika insentif nakes tidak terpenuhi maka tentunya nanti akan berdampak ke kinerja sehingga bisa menimbulkan penurunan angka kesembuhan Covid-19," kata Anwar.

Sulsel dan 18 provinsi dianggap lelet menyerap anggaran penanganan covid-19, termasuk insentif nakes.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian saat melakukan konferensi pers terkait evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang disiarkan lewat YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021) malam.

"Hari Sabtu kami sudah menyampaikan surat teguran tertulis. Termasuk langkah yang cukup keras kepada 19 provinsi dengan data yang kami miliki," ucap Tito dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved