Breaking News:

Bawaslu Maros

Tingkatkan Kualitas Kehumasan, Bawaslu Maros Gelar Pelatihan Jurnalistik, Hadirkan Wartawan Senior

Mardiana salah satu pemateri menjelaskan, ilmu  jurnalistik adalah senjata ampuh tidak hanya  berguna untuk para jurnalis

Editor: Saldy Irawan
ABD AZIS/TRIBUN TIMUR
Komisioner Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Mardiana Rusli 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros, terus berupaya meningkatkan kualitas internal lembaganya.

Salah satunya dengan melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kehumasan II, yang digelar di Café Rumah Kedua Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, kabupaten Maros, Sabtu (17/7/2021).

Sejumlah wartawan senior turut menjadi pemateri dalam pelatihan ini. 

Meraka adalah Mardiana Rusli, mantan Kontributor ANTV dan Komisioner KPU Sulsel periode 2013-2018, Mukhlis Amans Hady (Harian Fajar) dan   Muhammad Bakri (Kontributor Trans TV Group).

Secara  bergantian mereka membahas kemampuan mengemas naskah berita, artikel/tulisan, jurnalisme digital dan hal-hal yang terkait kebutuhan Humas Bawaslu Maros.

Mardiana salah satu pemateri menjelaskan, ilmu  jurnalistik adalah senjata ampuh tidak hanya  berguna untuk para jurnalis tetapi staf humas juga penting untuk membekali diri dengan ilmu tersebut.

“Diera digital, informasi berkembang sangat cepat dan masyarakat membutuhkan informasi. Demikian hal dengan informasi kepemiluan, sangat  penting humas berperan untuk memproduksi  berita-berita kepemiluan yang sifatnya informatif, akurat, up date dan bernilai pengetahuan, “ kata mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kota Makassar. 

Dimasa tidak berjalan tahapan, maka penting bagi staf untuk menikatkan kemampuan menulis, fotografi dan video untuk memproduksi konten-konten kepemiluan. Ana juga menjelaskan fenomena Clickbait atau judul yang menjebak, biasanya digunakan oleh pembuat konten untuk menarik pembaca.

Hal ini menjadi tantangan bagi Bawaslu Maros, agar berita-berita juga  dikonsumsi dan diminati publik.

“Cara mengemas berita dengan konsep judul yang mampu memantik emosi pembaca, “ tambahnya 

Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad dalam sambutannya menekankan penting pengetahuan yang merata disemua staf Bawaslu Maros. Karena peran humas sebagai penyebar informasi terkait kepemiluan yang layak dikonsumsi oleh publik.

 
“Humas harus mampu mengelolah infomasi baik kegiatan Bawaslu itu sendiri maupun informasi eksternal yang nanti penting bagi  Bawaslu, “ kata Saiful Jihad. 

Di era digita, kata Saiful Jihad, semua platform media sosial berfungsi sebagai saluran informasi bagi Bawaslu Maros untuk mengabarkan pada masyarakat. Tentu saja, semau strategi, cara dan tindakan menjadi  PR (Pekerjaan Rumah) untuk meningkatkan jumlah follower di media sosial, memproduksi konten-konten edukasi dan meningkat pengunjung atau visitor di web site Bawaslu Maros. (*)

  

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved