Tribun Makassar

Tak Alokasikan Insentif Nakes APDB 2021, Mendagri Tegur Pemprov Sulsel

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, tidak mengalokasikan anggaran insentif nakes pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
ist
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, turut menghadiri HUT Kabupaten Takalar ke-61 secara virtual yang digelar pada Rabu (10/2/2021) kemarin. 

Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, Sulsel berdasarkan instruksi pemerintah pusat telah melakukan refocusing anggaran.

Masing-masing OPD disunat anggarannya sekira 20 persen untuk penanganan pandemi dan pembayaran utang.

"200 persen anggaran OPD akan dipangkas dan dialihkan ke penanganan pandemi dan pembayaran utang," ucap Andi Darmawan Bintang saat diwawancarai Maret lalu.

Hal sama juga disampaikan oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Sudirman waktu itu menyampaikan, sekira Rp100 miliar lebih anggaran yang direalokasi untuk belanja covid-19.

Kebijakan refocusing diambil berdasarkan perintah pemerintah pusat. Sulsel dalam hal ini akan memangkas APBD setidaknya 8 persen.

"Salah satu syarat refocusing kan harus mencancel beberapa program-program yah. Dengan mengalihkan 8 persen ke wilayah yang kita dimintakan," jelas Andi Sudirman Sulaiman.

Hingga berita ini diturunkan, Andi Darmawan Bintang dan Andi Sudirman Sulaiman belum memberikan keterangan teranyar ihwal tidak masuknya insentif nakes dalam refocusing anggaran yang dilalukan tahun ini. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved