Update Corona Wajo

Sepuluh Pasien Covid-19 Sembuh di Wajo, Kabar Buruknya Bertambah Empat Orang Positif Corona

Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 belum juga menunjukkan grafik penurunan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 belum juga menunjukkan grafik penurunan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Teranyar, ada 4 tambahan orang yang dinyatakan positif Covid-19, Minggu (18/7/2021).

"Hari ini ada 4 orang yang positif Covid-19, ada 3 orang yang menjalani isolasi mandiri dan 1 orang yang rawat inap di RSUD Lamaddukelleng," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin.

Empat orang itu berasal dari Kecamatan Tempe 2 orang, Kecamatan Sabbangparu 1 orang, dan Kecamatan Tanasitolo 1 orang.

Selain itu, Safaruddin menyebutkan bahwa ada 10 orang yang dinyatakan sembuh hari ini.

"Kabar baiknya, hari ini ada 10 orang yang sudah dinyatakan sembuh. Meski sembuh, kami meminta agar tetap taat menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Saat ini, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Wajo ada 41.

Dengan rincian 14 orang dirawat di rumah sakit, dan 27 orang menjalani isolasi mandiri.

Total kasus Covid-19 di Bumi Lamaddukelleng sudah mencapai 881 kasus.

Secara rinci, sudah ada 818 orang yang dinyatakan sembuh dan 22 orang telah meninggal dunia.

Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setiap beraktifitas di luar rumah.

"Mari terapkan protokol kesehatan 5 M, apalagi saat ini kasus Covid-19 terus melonjak dan varian Delta sudah masuk di Sulsel, mari saling jaga," katanya.

Menerapkan 5M yakni, memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, Safar juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Hal ini untuk meningkatkan kekebalan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Jangan lengah, karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi akan berakhir, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," katanya.

Mengantisipasi lonjakan pasien, RSUD Lamaddukelleng Sengkang menyediakan 20 tempat tidur dan RSUD Siwa 8 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved