Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kades Terseret Korupsi, Polisi Dalami Peran Bendahara Desa Kindang Bulukumba

Ia diduga merugikan negara sebesar Rp 765 juta, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kanit Tipidkor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali 

Dia menuturkan, pemeriksaan kepada tersangka kini sudah rampung. 

Sisa pemberkasan, kemudian melimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bulukumba.

Setelah dilakukan pemeriksaan, untuk kepentingan penyidikan, maka pihaknya melakukan penahanan kepada tersangka selama 20 hari ke depan di rutan Mapolres Bulukumba.

"Yang jelas waktu di kami itu kan, penahanan 20 hari. Kalau kasusnya belum rampung, kami akan perpanjang 40 hari. Kemudian 30 hari dua kali ke pengadilan. Jadi ada 120 hari ke depan, maksimal kami harus lengkapi baru limpahkan ke Kejaksaan," katanya.

Ali menambahkan, meski belum sampai ke batas 120 hari, pihaknya mengupayakan agar secepatnya melakukan pelimpahan ke Kejari Bulukumba.

"Lebih cepat lebih bagus sehingga ketika ada aduan lain, kita bisa fokus," jelasnya.

Sekadar diketahui, Nurdin, telah menjalani serangkaian proses pemeriksaan oleh penyidik Tipidkor Polres Bulukumba.

Sebelumnya, kades dua periode itu diamankan polisi, Rabu (14/7/2021) lalu.

Dia terbukti merugikan negara sebesar  juta berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kasus ini sebelumnya telah berproses di Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Bulukumba sejak 2019 silam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved