Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kades Terseret Korupsi, Polisi Dalami Peran Bendahara Desa Kindang Bulukumba

Ia diduga merugikan negara sebesar Rp 765 juta, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kanit Tipidkor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi yang menyeret Kepala Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin, tengah berproses di kepolisian.

Kades dua periode itu telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Bulukumba.

Ia diduga merugikan negara sebesar Rp 765 juta, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Meski ditetapkan sebagai tersangka tunggal, penyidik bakal tetap mengembangkan kasus ini.

Salah satunya dengan mendalami peran bendahara Desa Kindang.

Itu disampaikan oleh Kanit Tipidkor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, Minggu (18/7/2021).

"Yang namanya SPJ (Surat Pertanggung Jawaban), pasti bendahara tahu. Cuman niat jahat dan keterlibatannya, baru kita mau dalami" katanya saat dikonfirmasi tribun-timur.com.

Namun untuk sementara ini, tidak ada yang akan diperiksa kecuali Nurdin. 

Tapi tidak menutup kemungkinan pengembangan pemeriksaan bakal berlanjut ketika penelitian dari Jaksa. 

"Jadi nanti diliat," tambahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved