Breaking News:

Penanganan Covid

Sindir Penanganan Covid, Pakar Hukum Prof Muin Fahmal: Menggaruk Sekitar Gatal Akhirnya Tambah Gatal

Guru Besar Hukum Universitas Muslim Indonesia, Prof Muin Fahmal menyindir Pemerintah Indonesia soal penanganan Covid-19.

Editor: Muh Hasim Arfah
tribun-timur.com
Guru Besar Hukum UMI, Prof Dr Muin Fahmal 

TRIBUN-TIMUR.COM- Ketua LPMP Sulsel, Dr Abdul Halim Muharram mengatakan, stakeholder pendidikan hanya sebatas pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Begitu virus mengancam keselamatan maka kami akan membantu. Saya kita ada perlu alternatif insikasi dan pemahaman virus harus dihentikan dengan vaksin,” katanya dalam bedah buku Covid-19, virus, bisnis atau konspirasi yang disiarkan lewat YouTube Tribun Timur dikutip, Jumat (17/7/2021).

Sementara itu, Komisioner KPI, Dr Azwar Hasan menyampaikan persepsi masyarakat Indonesia banyak dibentuk hypodemi, berisi antara hoax dan fakta.

“Persoalannya hypodemi tidak diklarifikasi pemerintah secara tuntas, sehingga menyebabkan covidiot, ini adalah ketidaktahuan dan pembangkangan ada tidaknya Virus Corona,” katanya.

Covidiot menyebabkan pelanggaran protokol kesehatan.

“Informasi terakhir, Jepang memulangkan warga negaranya dari Indonesia,” katanya.

Baca juga: Menurut WHO, Inilah Kriteria Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh

Azwar menyatakan, ada konspirasi bisnis di balik pandemi Covid-19.

“Kemudian, itu bisa dimainkan oleh oligarki, atau kaki tangan kapitalisme dunia. Akibatnya konsistensi kebijakan Pemerintah Indonesia tergerus, misalnya ada vaksin gotong royong yang membolehkan vaksin berbayar,” katanya.

Sementara itu, Guru Besar Hukum Universitas Muslim Indonesia, Prof Muin Fahmal menyampaikan pernah membuat tulisan.

“Saya pernah membuat tulisan menggaruk di sekitar yang gatal akhirnya tambah gatal. Apa yang saya maksud, ada kepanikan ketika Covid ini datang dan ada keteledoran,” katanya.

Menurutnya, Covid-19 itu tiba-tiba datang ke Indonesia atau sekitar masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved