Breaking News:

Makassar Sholat Id di Rumah

Resmi! Wali Kota Makassar: Sholat Iduladha di Rumah, Dilarang di Masjid & Lapangan Karena Covid-19

Wali Kota Danny Pomanto sudah putuskan warga Makassar dilarang Sholat Id di masjid dan lapangan, warga Makassar Sholat Id di Rumah

Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Walikota Makassar, Danny Pomanto sudah memutuskan warga Makassar Sholat Id di Rumah bukan di masjid dan lapangan demi mencegah penularan Covid-19. Ini putusan berat namun diminta warga patuh dan aparat pemerintah untuk mengawal kebijakan ini 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto memberlakukan aturan warga Makassar Sholat Id di Rumah bukan di lapangan dan masjid.

Pemerintah Kota Makassar tidak akan mengizinkan Sholat Iduladha di masjid dan lapangan.

Aparat pemerintah di semua tingkatan termasuk RT, RW, lurah hingga kecamatan akan mengontrol larangan sholat ID di masjid di lapangan.

Hal ini bertujuan untuk mengerem penularan Covid-19 di Kota Makassar.

Mengingat status Kota Makassar saat ini dari zona oranye menuju zona  merah.

Selain itu, menurut Danny Pomanto, kebijakan ini diambil merujuk pada surat edaran Menteri Agama SE Menteri Agama No 16 Tahun 2021, yang melarang pelaksanaan salat Idul Adha di zona oranye dan merah.

Selain itu, putusan Sholat Id di rumah dan larangan Sholat ID di masjid dan lapangan juga merujuk pada pada instruksi Menteri Dalam Negeri No 17 tahun 2021.

Juga merujuk pada Surat Edaran Gubernur Sulsel Nomor 451.11/6812/B.Kesra yang dikeluarkan 9 Juli lalu

"Kita merujuk Surat Edaran Menteri Agama, Surat Edaran Instruksi Mendagri dan PPKM. Juga ada edaran Gubernur Sulsel tentang Sholat Iduladha sesuai dengan zona. Di mana zona oranya dan zona merah agar menggelar Sholat Iduladha di rumah saja," kata Danny Pomanto, Sabtu (17/7/2021).

Larangan sholat iduladha di masjid dan lapangan akan dibuatkan secara tertulis. Saat ini sementara rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, organisasi Islam, ulama, dan imam masjid terkait peniadaan salat Idul Adha. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved