Breaking News:

Tribun Wajo

Baru Ditimbun Awal Juli, Jl Poros Sengkang-Bone Kebanjiran Lagi

Jalan penghubung antara Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone itu putus akibat banjir setinggi lutut orang dewasa.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI
Jl Poros Sengkang-Bone, tepatnya di Cempa, Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, kembali tergenang banjir, Sabtu (17/7/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Intensitas hujan cukup tinggi mengguyur Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, sejak Jumat (16/7/2021) malam, hingga Sabtu (17/7/2021) siang.

Alhasil, debit air di sejumlah sungai meningkat.

Salah satu yang kena dampaknya adalah Jl Poros Sengkang-Bone, tepatnya di Cempa, Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo.

Jalan penghubung antara Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone itu putus akibat banjir setinggi lutut orang dewasa.

Kendaraan roda dua tak bisa melintas, kecuali menggunakan rakit buatan swadaya masyarakat.

Sementara, untuk kendaraan roda empat mesti ekstra hati-hati untuk melintasi jalan yang memang menjadi langganan banjir itu.

Atau, bila tak ingin mengambil risiko, para pengendara bisa mengambil jalur alternatif ke arah Kabupaten Soppeng, meski jaraknya cukup jauh.

"Iye (banjir), kondisinya tergantung debit air sungai," kata Camat Pammana, Junisatri Rasyid.

Padahal, jalan nasional itu baru saja ditimbun pasca banjir pada awal Juli 2021 lalu.

Namun, kondisinya kembali tergenang banjir hingga akses lalu lintas nyaris lumpuh.

"Airnya setinggi lutut orang dewasa lagi, tadi Pak Bupati sudah kunjungan ke sana, menurut PU Provinsi hari ini juga akan dibenahi dengan dilakukan penimbunan agar bisa dilalui kembali oleh pengguna jalan," katanya.

Dari keterangan tertulis yang diterima tribun-timur.com, Bupati Wajo, Amran Mahmud mengaku telah berkomunikasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Sulawesi Selatan, untuk dilakukan penanganan darurat.

"Saat ini yang perlu tindakan cepat yang harus dilakukan adalah menambah ketinggian jalan agar air tidak menggenangi. Waslap B2PJN sementara menindaklanjuti hal tersebut, material sementara dalam perjalanan menuju ke lokasi," katanya.

Selain itu, dirinya menyampaikan kepada kelompok masyarakat yang melakukan swadaya membantu para pengendara untuk melintas dan menyeberang agar tetap berhati-hati.

"Kondisi terkini akan kita update, pemerintah kecamatan, bersama TNI dan Polri akan melakukan pengawasan," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved