Breaking News:

Tribun Jeneponto

Warga Sayangkan Pelaku Korupsi Jembatan Bosalia Jeneponto Divonis Bebas

Warga Bosalia, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto menyayangkan para pelaku korupsi jembatan bosalia divonis bebas.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Penampakan jembatan bosalia yang tidak selesai dikerja di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jumat (1572021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Warga Bosalia, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto menyayangkan para pelaku korupsi jembatan bosalia divonis bebas.

Diketahui ke lima orang yang diduga terlibat adalah, Aidil Armas, Andi Sumardi, M Takdir Takko, Rahmat Makmur dan Abd Malik.

Akibat dari perbuatan ke lima terduga pelaku sehingga jembatan yang diharapkan warga setempat tidak dapat digunakan.

Salah seorang warga setempat, Bulan menyampaikan bahwa sejak awal dikerjakannya jembatan bosalia memang sudah bermasalah.

"Dari awalji memang na bermasalah makanyan tidak selesai dikerja," ujarnya, saat ditemui di bosalia, Jumat (15/7/2021) pagi.

Lanjutnya, seandainya jembatan tersebut selesai dikerjakan akan menjadi satu-satunya akses untuk penyebrangan masyarakat ke kampung yang ada disebelah sungai.

"Seandainya jadi ii, iniji dilewati kalau mauki kesebelah karena tidak jadi. Kita keluar di jembatan belokallong," tambahnya.

Selain itu, jembatan yang belum jadi ini hanya di jadikan tempat pengeringan hasil rumput laut warga setempat.

"Ditempatiji rumput laut," ungkap Bulan.

Dari pantauan tribun-timur di lokasi, jembatan bosalia ini baru pondasi di pinggir sungai yang jadi dan itupun sudah mengalami kerusakan.

Bulan juga heran kenapa para terduga pelaku di vonis bebas. Padahal bukti fisik jembatan tidak ada dan mengakibatkan kerugian negara.

Dari data yang diperoleh bahwa kerugian yang diakibatkan sebanyak Rp. 600 Juta.

Warga setempat pun berharap agar para pelaku dapat diproses sesuai perbuatan yang dilakukan yang merugikan negara.

"Tidak masuk diakal kalau di vonis bebaski ia. Ini kita liatmi jembatan tidak selesai di kerja, ini nyata," tuturnya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved