Breaking News:

Penanganan Covid

Pasien Covid-19 Pangkep Bertambah 29 Orang

Jumlah Covid-19 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan kembali bertambah 29 orang.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
BPBD Pangkep
Infografis kasus Covid di Pangkep, Jumat (16/7/2021) 
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKEP - Jumlah Covid-19 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan kembali bertambah.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satgas Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad, Jumat (16/07/21) mengatakan adanya peningkatan kasus mencapai 29 orang.
"Ada penambahan 23 kasus, kini total yakni 147 kasus. Tapi, ada yang sembuh satu orang, " ucapnya pada tribunpangkep.com, Jumat siang.
Ia mengatakan 147 pasien ini tersebar di 12 Kecamatan di kabupaten Pangkep.
"Enam dari Mandalle, masing-masing lima orang dari Segeri, Balocci, Liukang Tumpang Biring, dua orang dari Tondong Tallasa," ucapnya.
Kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit adalah Liukang Tangaya dan Liukang Tumpangbiring dengan masing-masing satu kasus.
Kecamatan dengan jumlah kasus yang terbanyak dan menjadi zona merah yakni Ma'rang 11 kasus, Labakkang 16 kasus, Minasatene 24 kasus, Pangkajene 35 kasus dan Bungoro 36 kasus.
Saat ini, 14 dari pasien positif telah melakukan perawatan di rumah sakit.
"Sebagian dirawat di RS Batara Siang dan sisanya di rumah sakit yang ada di Makassar," tambahnya.
Sementara 133 sisanya menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.
Dr. Annas menuturkan, kasus positif bertambah setelah dilakukan tracing kontak.
"Kasus aktif kembali ditemukan setelah tracing kontak pasien konfirmasi sebelumnya," terangnya.
Ia mengatakan, klaster keluarga dan perkantoran menjadi yang terbanyak ditemukan setelah tracing dilakukan.
Pertanggal 16 Juli 2021, total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kabupaten Pangkep sebanyak 1.378.
Dan untuk pasien yang sudah sembuh mencapai 86.42 persen atau 1.191 orang.
Meninggal dunia 2.9 persen atau 40 orang.
Untuk mengantisipasi penambahan kasus, dr Annas mengatakan pihaknya berusaha mempercepat vaksinasi.
"Kami sedang berusaha mempercepat vaksinasi dan melakukan tracing kontak," jelasnya.
 Tak hanya itu, Pemkab Pangkep bekerjasama dengan Satgas Covid-19 pun telah melakukan pembatasan kegiatan sejak tanggal 30 Juni Kemarin.
Dalam surat edaran dari Pemkab Pangkep, disebutkan bahwa operasional warung kopi, rumah makan, kafe, pasar modern dan toko hanya sampai pukul 22.00 Wita.
Tak hanya itu, pembelajaran tatap muka pun ditunda hingga adanya petunjuk baru dari pemerintah pusat dan provinsi. (*)
 
 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved