Breaking News:

Nelayan Berebut Wilayah

Dicuekin Pemprov Sulsel, Dinas Perikanan Bulukumba Ambil Alih Mediasi Konflik Nelayan

Konflik nelayan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangani Dinas Perikanan Bulukumba.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
firki arisandi/tribunbulukumba.com
Kepala DKP Bulukumba, Alfian Mallihungan 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Konflik nelayan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangani Dinas Perikanan Bulukumba.

Pertemuan dengan stakeholder, termasuk Lurah Bintarore, Lurah Gantarang dan juga kepolisian sudah dilakukan.

Untuk sementara, nelayan diminta menahan diri.

Berdasarkan hasil pertemuan awal, pemilik jaring insan hanyut diminta tidak mengoperasikan jaringnya untuk sementara.

Itu disampaikan oleh Kadis Perikanan Bulukumba, Alfian Mallihungan, saat dikonfirmasi tribun-timur.com, Jumat (16/7/2021) sore.

"Masing-masing lurah diminta menenangkan warganya, sambil menunggu jadwal dilakukan kembali pertemuan mediasi. Sementara pemilik jaring insan hanyut tidak boleh mengoperasikan jaringnya," jelas Alfian.

Terkait kasus hukumnya, diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan mediasi kepada kedua belah pihak.

"Akan dimediasi oleh Dinas Perikanan kabupaten, karena Dinas Perikanan provinsi yang mempunyai kewenangan tidak menanggapi surat kami," pungkasnya.

Sementara Lurah Matekko, Andi Muhammad Refa, meminta warganya untuk tidak terprovokasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved