Breaking News:

Tribun Wajo

Baru 63.180 Orang Sudah Divaksin di Wajo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, terus menggenjot pelaksanaan vaksin. 

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Bupati Wajo, Amran Mahmud menerima dosis kedua vaksin Sinovac di Puskesmas Salewangeng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (17/2/2021) sore. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, terus menggenjot pelaksanaan vaksin

Sudah ada 63.180 orang yang sudah menerima vaksin dosis pertama dari 378.024 penduduk Kabupaten Wajo, Jumat (16/7/2021).

Sementara dosis kedua baru 19.589 orang yang sudah menerima vaksin.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin mengatakan, proses vaksinasi terus dilakukan untuk membentuk kekebalan tubuh.

"Proses vaksinasi kita terus lakukan agar kekebalan kelompok terbentuk, vaksinasi kita lakukan secara massal, keliling, dan terpadu," katanya.

Secara rinci, Safaruddin menyebutkan bahwa sudah ada sebanyak 2.453 tenaga kesehatan yang menerima dosis pertama dan 2.353 yang menerima dosis kedua.

"Kalau kelompok usia lanjut itu juga sudah ada yang mulai menerima vaksin, 5.537 orang yang menerima dosis pertama dan 786 yang menerima dosis kedua," katanya.

Sementara untuk tenaga pendidik atau guru sudah ada 6.880 yang menerima dosis pertama dan 5.869 yang menerima dosis kedua.

Safaruddin menyebutkan, vaksinasi kini juga telah menyasar masyarakat umum.

"Bagi masyarakat umum yang mau divaksin, cukup datang ke tempat-tempat pelaksanaan vaksin dengan membawa KTP dan mencantumkan nomor HP aktif, tentunya vaksin ini gratis," katanya.

Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu menambahkan bahwa sejauh ini, vaksin yang digunakan di Kabupaten Wajo adalah Sinovac.

"Kita pakai Sinovac, Insya Allah vaksinasi ini adalah bentuk ikhtiar kita terhindar dari virus corona," katanya.

Lebih lanjut, Safar mengatakan bahwa vaksin yang digunakan halal, aman, dan bermanfaat.

Sejauh ini, kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo sudah mencapai 867 orang.

Dengan rincian, 42 kasus aktif, 803 orang yang telah sembuh, dan 22 orang telah meninggal dunia.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved