Breaking News:

Tribun Maros

Warga Maros Diperbolehkan Gelar Shalat Iduladha, Kapasitas Masjid 50 Persen dan Khutbah 15 Menit

Pemerintah Kabupaten Maros mengizinkan pelaksanaan ibadah  shalat iduladha 1422 Hijriah.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Rapat terkait pelaksanaan salat Idul adha dan kurban, Kamis Sore (15/06/21) 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS -  Pemerintah Kabupaten Maros mengizinkan pelaksanaan ibadah  shalat iduladha 1422 Hijriah.

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, sesuai surat edaran yang diterima, Maros masih diizinkan melaksanakan salat Iduladha.

"Kita sudah terima surat edaran dari gubernur dan juga menteri agama walaupun sementara menerapkan PPKM," ujar Chaidir Syam, Kamis (15/7/2021) sore.

Namun pelaksanaan shalat Iduladha tentu dengan beberapa ketentuan.

"Hasil dari rapat, diputuskan bahwa Pemda hanya mengizinkan di dalam masjid," tambah Chaidir. 

Itupun hanya bisa dilaksanakan di mesjid disekitar rumah warga. 

Warga tidak diizinkan mencari masjid yang jauh dari rumah mereka. 

"Untuk menghindari menumpuknya jamaah pada pelaksanaan shalat idul adha nanti, semua masjid yang ada di Maros dibuka," ujarnya.

Dalam pelaksanan salat Ied, warga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tak sampai disitu, jamaah salat Ied hanya diperbolehkan sekitar 50 persen dari kapasitas mesjid.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved