Breaking News:

Tribun Jeneponto

Korban Banjir di Tarowang Jeneponto Masih Tinggal di Tenda Darurat

Warga Desa Tarowang, Kabupaten Jeneponto yang terdampak banjir masih tinggal di tenda sementara.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Korban banjir bangun tenda di bekas rumahnya di Tarowang Jeneponto, Kamis (1572021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Sepekan berlalu warga Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, diterjang banjir dan kini mendirikan tenda sementara.

Sebanyak sepuluh tenda yang didirikan para korban banjir di masing-masing bekas rumahnya yang hanyut dan hancur.

Adanya tenda tersebut dapat membantu para korban banjir untuk beristirahat sementara sambil memperbaiki rumahnya yang rusak.

Meski tenda peristirahatan sudah ada tetapi warga masih membutuhkan bantuan peralatan bayi.

Salah seorang warga setempat, Irmawati mengatakan bahwa yang terdampak banjir ini ada beberapa anak kecil (bayi) dan sementara membutuhkan popok.

"Iye, butuh popok dan susu ini anak kecil disini, ada bayinya yang masih berusia lima bulan," ujarnya saat ditemui dilokasi, Kamis (15/7/2021) siang.

Apabila bila bayinya menangis, orang tua dari bayi tersebut akan pergi mencarikan susu untuk diminumkan ke anaknya.

"Kalau ada uang dibelikan susu saset, daripada menagis terus kasian," ungkapnya.

Ditanya soal bantuan berupa logistik yang didapat. Ia mengaku sudah banyak yang diterima.

"Allhamdulillah, sudah banyak," ucapnya.

Terlihat juga, ia membuat ayunan bayi didalam tenda untuk menenangkan anak bayinya jika sedang menangis.

"Dibuatkan ayunan didalam biar kalau menangiski kita ayungi," bebernya.

Kata dia lagi, selama berdiri tenda yang dibangun ini, segala aktivitas keluarganya dilakukan didalam tenda yang berukuran 5X5 meter.

"Kita tidur disini, masak juga disini. Satu keluarga," tuturnya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved