Breaking News:

VIDEO: Curhat Kontraktor Dimintai Fee oleh Oknum yang Ngaku Kenal Pokja Biro PBJ Sulsel

Bukan pegawai, karena waktu ketemu di kantin dia pakai baju kaos lengan panjang.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur CV Yogi Pratama Burhan L bersama adminnya H Rinal berkunjung ke Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (13/7/2021) siang.

Dalam kunjungannya, ia meneken kontrak tender belanja modal bangunan gedung tempat pendidikan Dana Alokasi Khusus (DAK) SMK.

Dengan detail, pembangunan ruang perpustakaan SMKN 3 Luwu Utara, pembangunan ruang praktik siswa SMKN 7 Luwu Utara, pembangunan ruang laboratorium komputer SMKN 7 Luwu Utara.

Selain itu, keduanya juga menginformasikan adanya oknum yang meminta fee 6 persen dari nilai kontrak untuk dapat memenangkan tender.

Rinal menceritakan pada akhir Juni 2021 lalu, saat ia dan direkturtnya ke Kantor Gubernur ada seorang laki-laki menghampirinya di kantin depan pintu masuk Gedung Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

"Bukan pegawai, karena waktu ketemu di kantin dia pakai baju kaos lengan panjang. Nah dia bilang ada kenalannya di Pokja bisa menangkan kami, tapi dia minta fee 6 persen," katanya.

Kejadiannya itu, sebelum tahap verifikasi atau klarifikasi. "Tapi saya bilang, saya tidak punya uang. Janganmi kasi menangka kalau begitu," katanya.

Namun jelang pengumuman pemanang, lanjut Rinal, perusahaannya yang terpilih sebagai pemenang tender untuk paket DAK di 2 sekolah di Luwu Utara.

Direkturnya, lanjut Rinal sempat ditelepon oleh oknum yang mengaku dekat dengan Pokja PBJ Sulsel.

"Kita ditelepon dan dimintai fee 2 persen supaya menang tender. Kisarannya sekitar Rp27 juta, kami bilang tidak ada uang sama sekali," katanya.

"Yang jadi persoalan darimana dia dapat nomornya direkturku," tambah Rinal.

Seperti apa jelasnya?

Yuk nonton videonya:(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved