Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Pemkot Makassar Sewa Kapal Pelni Jadi Tempat Isolasi Mandiri, Plt Gubernur: Harus Ada Kajiannya

Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengklaim inovasi ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia bahkan bisa jadi yang pertama di dunia.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/FADLY ALI
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti prosesi dan meninjau vaksinasi anak usia 12-17 tahun di SMKN 10 Makassar Jl Bonto Manai, Rabu (14/7/2021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau vaksinasi anak usia 12-17 tahun di SMKN 10 Makassar, Jl Bonto Manai, Rabu (14/7/2021) siang.

Usai meninjau, ia memberi keterangan pers.

Saat ditanya terkait langkah Pemkot Makassar yang telah menyiapkan kapal Pelni untuk tempat isolasi mandiri, Andi Sudirman buka suara.

"Tempat isolasi mandiri itu harus dikaji juga. Kapal Pelni kan kita kenal sebagai angkutan transportasi umum, tentu harus ada kajian, tentunya harus ada rekomendasi," katanya.

"Tim ahli bisa memberi rekomendasi terkait hal tersebut," tambahnya.

Menurutnya, setelah Wisata Duta Covid-19 atau warga positif covid diisolasi di hotel di Makassar dihentikan, Pemprov Sulsel memutuskan isolasi dilakukan di rumah sakit.

"Karena lebih mudah diamati, lebih mudah mendapat bantuan. Secara komunitasnya memang juga di sana rumah sakit yang punya space untuk penanganan yang lebih intensif," tambahnya.

Untuk pasien tanpa gejala, lanjutnya, cukup isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Diberitakan, Pemkot Makassar mulai mematangkan persiapan isolasi mandiri di atas kapal Pelni atau isolasi apung.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengklaim inovasi ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia bahkan bisa jadi yang pertama di dunia.

Selasa (13/7/2021) pagi, Danny Pomanto bersama Wawali Fatmawati Rusdi, kepala Otoritas Pelabuhan Bambang, pihak Pelni dan Syahbandar meninjau dan menentukan titik koordinat dimana kapal Pelni untuk isolasi apung akan berlabuh.

Dari hasil tinjauan titik labuhnya ditetapkan di hadapan Pulau Lae-lae.

"Kami lihat titik labuh yang mana paling bagus, titik labuh ini tentunya banyak pertimbangannya. Pertimbangan teknis kedalaman, pertimbangan kedua adalah suplay kemudian pertimbangan ketiga nilai rekreatifnya dan nilai penyembuhanya," kata Danny.

"Imunitasnya kalau dia sandar akan seperti di darat tapi kalau dia di tengah laut itu betul-betul menjadi bahagian daripada penguatan imunitas mereka, nah itu tadi kita sudah  kunci titik kordinatnya di hadapan Pulau Lae-Lae,” tambahnya.

Untuk tekhnisnya sendiri, Danny Pomanto akan melakukan rapat kordinasi bersama seluruh TNI dan Polri untuk membahas finalisasinya, seperti merancang hulu hilir siapa yang akan dibawa ke kapal ini.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved