Breaking News:

Bincang Bola Tribun Timur

Meski Gagal Juara Euro 2020, Inggris Dinilai Telah Lakukan Investasi Besar

Keputusan yang diambil pelatih Inggris, Gareth Southgate memilih pemain muda sebagai penendang penalti merupakan keputusan yang baik.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Tribun Timur kembali menggelar Bincang Bola Virtual, Selasa (13/7/2021). Bincang Bola Virtual kali ini mengangkat tema, Italia Juara Eropa, Penantian 53 Tahun. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Inggris harus harus mengakui keunggulan Italia di partai puncak Piala Euro 2020.

Pertandingan final Piala Euro 2020 berlangsung di Wembley Stadium, Longdon, Inggris, pada Minggu (11/7/2021) atau Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

The Three Lions harus merelakan trofi Piala Eropa 2020 terbang ke Italia.

Inggris kalah dalam adu penalti 3-2 setelah skor seri 1-1 bertahan hingga babak perpanjangan waktu. 

Tiga pemain muda Inggris, Jadon Sancho, Marcus Rashford dan Bukayo Saka yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti gagal menjalankan tugasnya.

Sekretaris klub PSM Makassar, Muhammad Ikhlas menilai keputusan yang diambil pelatih Inggris, Gareth Southgate memilih pemain muda sebagai penendang penalti merupakan keputusan yang baik.

Hal ini disampaikan Muhammad Ikhlas saat mengisi Bincang Bilang Virtual Tribun Timur dengan tema Italia Juara Eropa, Penantian 53 Tahun, Selasa (13/7/2021).

"Pelatih berani memilih pemain. Kalau banyak orang yang menyalahkan Southgate memilih penendang penalti, justru saya katakan ini keputusan terbaik," katanya.

Menurut Muhammad Ikhlas, menempatkan pemain muda seperti Sancho, Rashford dan Bukayo Saka menjadi penendang adalah perjudian, tapi itu merupakan buah pemikiran Southgate.

Justru dia tidak melihat lagi ada pemain Inggris lebih siap sebagai eksekutor penalti selain ketiga anak muda ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved