Breaking News:

Tribun Bantaeng

Cekcok Pasutri di Bantaeng Berujung Penikaman, Suami Dilarikan ke Rumah Sakit

Awalnya, cekcok keduanya terjadi ketika R menginginkan seseorang pembeli ayam untuk masuk ke kandang.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan saat ditemui di ruangannya, Selasa (13/7/2021). 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan terlibat cekcok hingga berujung penikaman.

Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Kampung Moti, Kecamatan Gantarangekeke, Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 05.30 Wita.

Pelaku adalah sang istri inisial, R (48) yang nekat menikam suaminya, SR (51).

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan mengatakan kasus tersebut kini telah ditangani oleh Polsek Pajukukang.

"Saat ini kasusnya sudah ditangani sama Polsek Pajukukang petugas sudah mendatangi TKP," kata Burhan saat ditemui TribunBantaeng.com, di ruangannya.

Dijelaskan, keduanya memiliki usaha jual beli ayam yang terletak di rumah keduanya.

Awalnya, cekcok keduanya terjadi ketika R menginginkan seseorang pembeli ayam untuk masuk ke kandang.

Namun SR tidak menginginkan pembeli tersebut untuk masuk dengan alasan bahwa tidak sembarangan yang boleh mengakses kandang miliknya itu.

Alhasil, keduanya yang memaksakan keinginan masing-masing membuat terjadinya perdebatan.

"Untuk sementara informasinya itu sebelumnya ada pembeli dan dilarang oleh suaminya untuk ke wilayah ternak karena ada kekhawatiran kalau orang lain masuk di wilayah ternak," tuturnya.

Setelah perdebatan terjadi penikaman kepada SR yang dilakukan oleh R.

Akibatnya SR mengalami luka pada bagian perut. Kemudian terdapat luka pada bagian kedua tangannya.

"Lukanya di bagian perut, telapak tangan kanan teriris dan tangan kiri ibu jari juga teriris," jelasnya.

Setelah kejadian itu, SR dibawa ke RSUD Anwar Makkatutu untuk mendapatkan perawatan.

Saat ini keadaan SR tidak menunjukkan kondisi kritis dan telah sadarkan diri.

Sementara R telah berada di Polsek Pajukukang.

R langsung menyerahkan dirinya setelah kejadian untuk mengamankan diri. 

"Jadi dia datang mengamankan diri di Polsek dan melaporkan kejadian itu. Dia minta tolong dengan Babinsa untuk menyerahkan diri," tuturnya.(*)

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved