Breaking News:

Tribun Wajo

Lulus CPNS Tahun 2013, 122 Honorer Kategori Dua Wajo Belum Terima Nomor Induk Pegawai

Sebanyak 122 honorer Kategori Dua (K2) di Wajo belum menerima Nomor Induk Pegawai (NIP).

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Ada 122 honorer K2 bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) berunjuk rasa di Kantor Bupati Wajo, Senin (12/7/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Sebanyak 122 honorer Kategori Dua (K2) di Wajo belum menerima Nomor Induk Pegawai (NIP).

Padahal 122 K2 Wajo dinyatakanb lolos menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013.

Bahkan mereka melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) di Kantor Bupati Wajo, Senin (12/7/2021).

Koordinator aksi, Syaifullah menduga ada oknum yang bermain dan mesti bertanggungjawab atas nasib honorer K2 yang terkatung-katung selama 8 tahun.

"Seakan-akan mereka hanya diPHP oleh pemerintah, pasalnya daerah lain pun kasusnya sama tapi bisa mendapatkan NIP, kenapa di Wajo tidak demikian," katanya.

Syaifullah menuntut, agar Mantan Sekda Wajo Amiruddin bertanggungjawab atas kejadian itu.

Mengingat, Amiruddin adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wajo padaa saat itu.

"Tangkap dan adili mantan Sekda, dia harus bertanggungjawab," katanya.

Sementara itu, koordinator honorer K2, Suhartini mengungkapkan, bahwa dirinya bersama honorer K2 lainnya di-SK-kan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo dan diperbantukan di swasta.

"Pak Amir harus bertanggungjawab atas kasus kami waktu dia jadi Kepala BKD, kalau memang tidak bisa, katakan tidak bisa. Jangan selalu bilang kami urus, kami urus," katanya.

Bahkan sempat terungkap bahwa persoalan tidak keluarnya NIP para honorer K2 itu lantaran surat pernyataan tanggungjawab mutlak (SPTJM) dari Bupati Wajo saat itu, Andi Burhanuddin Unru tidak ditandatangani.

"Padahal kami sudah membayar 1,5 juta per orang dapat paraf agat SPTJM ditandatangani," katanya.

Sementara Pj Sekda Kabupaten Wajo, Andi Ismirar Sentosa mengatakan, ia tetap akan memperjuangkan hak para honorer K2 itu dan mencarikan solusi.

"Kita telusuri di mana persoalannya," katanya.

Meski tak ada titik temu, para honorer K2 bersama AMIWB berencana akan kembali melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Wajo, Selasa (13/7/2021) besok.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved