Breaking News:

Tribun Bulukumba

Hasil Audit Inspektorat Keluar, Kepala Pasar Sentral Bulukumba Dicopot

Kepala Pasar Muh Amir diduga telah melakukan pungli dengan jumlah Rp 3 juta per pedagang.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Kepala Pasar Sentral Bulukumba Muh Amir, bersama Kadis Perindag Bulukumba Munthasir Nawir, saat menghadiri RDP Komisi B DPRD Bulukumba, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dugaan pungutan liar (Pungli) yang menyeret nama Kepala Pasar Sentral Bulukumba, Muh Amir berbuntut pencopotan.

Itu setelah keluarnya rekomendasi dari Inspektorat Bulukumba, bernomor 700/25/Pemsus/VI/ITDA/2021 tanggal 10 Juni 2021, tentang pungli di Pasar Sentral Bulukumba.

Surat itu kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Perdagangan Bulukumba dengan dikeluarkannya surat bernomor 094/225.1/SPT/Dagprin-Set/VII/2021.

Dalam surat itu, Amir resmi diberhentikan sebagai kepala Pasar Sentral Bulukumba, per tanggal 1 Juli 2021.

Kepala Pasar Sentral Bulukumba, Munthasir Nawir, Senin (12/7/2021) membenarkan hal tersebut.

"Iya benar, karena ada temuan Inspektorat. Itu kasusnya yang viral kemarin," katanya.

Saat ini, kata dia, Surat Keputusan (SK) pengganti Amir masih sementara berproses.

Namun, Munthasir Nawir masih enggan membeberkan siapa pengganti Amir.

"Masih berproses, penggantinya sudah ada. Namun belum bisaka komentar, sudah pi ditandangi SK-nya sama Pak Bupati," pungkasnya.

Sekadar diketahui, pembangunan pagar Pasar Sentral Bulukumba, di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi buah bibir belakangan ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved