Breaking News:

Penanganan Covid

Efektivitas Vaksin Komersial Sinopharm Dagangan Kimia Farma Lebih Tinggi Ketimbang Sinovac

Badan Usaha Milik Negara menjual vaksin komersial merk Sinopharm. Ternyata, efektivitasnya mencapai 98 persen sementara itu Sinovac 65,3 persen.

Editor: Muh Hasim Arfah
tribun-timur.com
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada guru yang berlangsung di Tribun Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (27/3/2021). Saat ini, Klinik Kimia Farma menjual vaksin Sinopharm yang mempunyai efektivitas lebih tinggi ketimbang Sinovac. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Klinik Kimia Farma resmi menjual vaksin komersial merk Sinopharm.

"Iya (Sinopharm)," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kepada Kompas.com, Minggu (11/7/2021).

Saat uji klinik fase 3 yang dilakukan pada lebih dari 42.000 subjek di Uni Emirat Arab dan beberapa negara menunjukan, efikasi vaksin Sinopharm sebesar 78,02 persen.

Berdasarkan pengukuran imunogenitas vaksin setelah 14 hari penyuntikan dosis ke-2, 98,09 persen orang dewasa dan 97,62 persen lansia mengalami pembentukan antibodi.

Terkait imunogenesitas, 99,52 persen orang dewasa dan 100 persen lansia menunjukkan pembentukan antibodi yang dapat menetralisasi virus SARS CoV-2.

Atau, sama seperti yang digunakan pada vaksinasi gotong royong perusahaan.

Baca juga: Ingat Ribka Tjiptaning Cecer Menkes Negara Tidak Boleh Berbisnis Kini BUMN Kimia Farma Jual Vaksin

Kimia Farma pun menjual dengan harga vaksin per dosis Rp321.660 dan harga layanan Rp117.910.

Sehingga, satu dosis mencapai Rp439.570.

Sementara itu, pemerintah memberikan vaksin gratis kepada masyarakat merk Sinovac

Dari uji klinis yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat, tim peneliti mendapatkan efikasi vaksin Sinovac sebesar 65,3 persen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved