Breaking News:

Satpol PP Sulsel

Satpol PP Sulsel Tertibkan Rumah Dinas di Jl Hertasning, Siapa Mantan Pejabat yang Kuasai?

berdasarkan data dari Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD) Sulsel, ada tiga rumah dinas di Jl Hertasning saat ini masih dikuasai oleh mantan pejabat ese

Penulis: CitizenReporter | Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM
Kepala Bidang Ops Trantib Satpol PP Sulsel Sultan Rakib 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel dalam waktu dekat akan menertibkan rumah dinas mantan pejabat di bilangan Jl Hertasning, Makassar.

Penertiban ini sesuai amanah peraturan daerah.

Satpol PP Sulsel sebagai salah satu OPD lingkup Pemprov Sulsel saat ini fokus dalam pengamanan asset Pemprov Sulsel.

Setelah melakukan penertiban lahan sekira belasan ha lahan pertanian di Paunaga Kabupaten Gowa, dalam waktu dekat ini Satpol PP Sulsel bersama BKAD Sulsel akan melakukan penertiban asset lahan pertanian di Bulukumba dan sejumlah kabupaten lainnya.

Baca juga: Apa Itu Donor Plasma Konvalesen? dr Yudi Ajak Penyintas Covid-19 Donor Bantu Sesama Saat Corona Naik

Baca juga: Masih Ingat Aldo Barreto? Mantan Striker PSM Anak Seorang Petani Kaya di Paraguay, Begini Kondisinya

Baca juga: Lionel Messi Best Players Semakin Sempurnalah Gelar Argentina Juara Copa America 2021, Neymar Nangis

“Bukan hanya itu, Senin nanti ini (12/7/2021) personel Satpol PP Sulsel akan melakukan penertiban rumah dinas di bilangan jl Hertasning Makassar. Ini sesuai dengan rekomendasi KPK, BPK dan Inspektorat untuk terus memanfaatkan aset sebaik baiknya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kepala Bidang Ops Trantib Satpol PP Sulsel Sultan Rakib, Minggu (11/7/2021).

Sekadar diketahui, berdasarkan data dari Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD) Sulsel, ada tiga rumah dinas di Jl Hertasning saat ini masih dikuasai oleh mantan pejabat eselon II Pemprov Sulsel.

“Inilah yang menjadi perhatian dan fokus Satpol PP Sulsel untuk melakukan penertiban. Sudah kami layangkan surat untuk pengosongan. Tapi sampai saat ini belum ada itikad untuk meninggalkan rumah dinas ini. Padahal rekkmendasi KPK harus dikuasai kembali oleh Pemprov Sulsel dan dimanfaatkan sebaik baiknya sesuai aturan,” ujar Sultan via keterangan tertulis kepada tribun-timur.com.

Baca juga: Apa Itu Donor Plasma Konvalesen? dr Yudi Ajak Penyintas Covid-19 Donor Bantu Sesama Saat Corona Naik

Baca juga: Masih Ingat Aldo Barreto? Mantan Striker PSM Anak Seorang Petani Kaya di Paraguay, Begini Kondisinya

Baca juga: Lionel Messi Best Players Semakin Sempurnalah Gelar Argentina Juara Copa America 2021, Neymar Nangis

Bukan hanya persuratan sebagai sebuah SOP (Standart Operations Procedure) dari Satpol, tapi, lanjut mantan Kabid Diklat Kepemimpinan BPSDM Sulsel ini, Satpol juga telah melakukan menurunkan negosiator secara persuasif.

Namun, proses negosiasi tersebut tampaknya belum ditanggapi secara positif oleh penghuni ilegal rumah dinas tersebut.

“Puluhan tahun ditempati rumah dinas tapi sampai sekarang belum ditinggalkan. Inilah yang menjadi temuan BPK Inspektorat dan KPK. Inilah yang kami akan tertibkan,” tegas Sultan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved