Breaking News:

Tribun Bantaeng

DLH Bantaeng Minta Dana Desa Dialokasikan untuk Atasi Masalah Lingkungan

Pasca banjir ditemukan sejumlah drainase yang tersumbat akibat tumpukan sampah yang menjadi penyebab air meluap ke rumah warga.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Hasriyani Latif
DLH Bantaeng
Tim DLH Bantaeng saat melakukan pembersihan pasca banjir, baru-baru ini. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Banjir menerjang empat kecamatan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu (7/7/2021).

Pasca banjir, kiriman sampah sudah berserakan di sejumlah wilayah yang terdampak banjir.

Sampah tersebut berasal dari daerah hulu yang berada di wilayah pedesaan Kabupaten Bantaeng.

Banyaknya sampah menjadi salah satu penyebab banjir.

Kiriman sampah melalui sejumlah sungai sehingga terjadi penyumbatan, sehingga saat hujan deras air sungai akan meluap.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantaeng, Nasir Awing meminta Pemerintah Desa untuk serius menangani masalah lingkungan.

"Saya kira peran pemerintah wilayah yang ada di hulu (pemerintah desa) Itu sebenarnya sangat menentukan artinya penyelamatan lingkungan itu tidak bisa dinafikan," kata Nasir Awing saat dihubungi tribun-timur.com via telepon selular, Sabtu (10/7/2021) malam.

Menurutnya, sudah saatnya pemerintah desa mengalokasikan anggaran yang cukup untuk menangani masalah lingkungan.

Apabila itu bisa dijalankan maka banjir akibat sampah dan masalah lingkungan lainnya dapat teratasi.

"Kemudian, saya sampaikan bahwa sudah saatnya untuk anggaran dana desa dialokasikan untuk penanganan dalam jumlah yang cukup untuk penanganan masalah lingkungan dan kebersihan terutama di 46 desa di Kabupaten Bantaeng," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved