Breaking News:

Tribun Sulsel

Utang Program Wisata Covid-19 Sulsel Capai Rp 12 Miliar, Termasuk Katering dan Transportasi Relawan

Inspektorat telah melakukan pemeriksaan tunggakan pembayaran atau utang sebanyak Rp 20 miliar untuk program wisata covid.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
BKAD Sulsel
Kepala BKAD Sulsel, Muhammad Rasyid 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Salehuddin menyebut total utang Pemprov Sulsel untuk program Duta Wisata Covid-19 capai Rp 12 miliar.

Utang tersebut termasuk tunggakan pembayaran katering, hotel, hingga transportasi relawan dan petugas covid-19.

"Tagihan pembayaran hotel, katering dan transportasi petugas Covid-19 pada program wisata covid-19 diperkirakan sekitar Rp 12 miliar," ucap Salehuddin lewat rilis yang diterima tribun-timur.com, Sabtu (10/7/2021) malam.

Ia menegaskan, pembayaran utang tidak perlu melalui persetujuan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Prosedurnya, hanya melalui pemeriksaan Inspektorat lalu diserahkan ke BKAD hasilnya.

"Tidak perlu ada persetujuan pimpinan (Plt Gubernur) lagi, karena anggaran penanganan Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rasyid menyampaikan, pembayaran tagihan katering dan hotel masih sementara berproses.

Meski telah dilakukan pemeriksaan di Inspektorat, sebelum pencairan harus diverifikasi BKAD.

"Iya, ini sementara verifikasi di bidang Perbendaharaan (BKAD). Dananya telah siap untuk dibayarkan, namun tunggu hasil verifikasinya. Mudah-mudahan minggu depan sudah diselesaikan," ungkapnya.

Rasyid menambahkan, inspektorat memang telah melakukan pemeriksaan tunggakan pembayaran atau utang sebanyak Rp 20 miliar untuk program wisata covid.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved