Breaking News:

Tribun Sinjai

Pemprov Sulsel Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Sinjai

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Sinjai

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
Dok Kominfo Sinjai
Pelaksanaan Tugas (Plt) Kadis Sosial Provinsi Sulsel, Andi Hasan Basri Ambarala memberi bantuan logistik kebutuhan pokok untuk para korban banjir di Sinjai, Sabtu (10/7/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Sinjai, Sabtu (10/7/2021).

Bantuan logistik, perlengkapan dapur, makanan bayi hingga makanan siap saji dan beras dibawa langsung oleh Pelaksanaan Tugas (Plt) Kadis Sosial Provinsi Sulsel, Andi Hasan Basri Ambarala.

Ia mengatakan bantuan yang diserahkan secara simbolis ini merupakan wujud kepedulian Pemprov Sulsel melalui Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Hal itu juga sebagai wujud keprihatinan Pemprov Sulsel dalam rangka membagi rasa empati kepada warga Sinjai yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

"Pak Plt Gubernur memerintahkan kami ke sini membantu masyarakat Sinjai yang terdampak banjir," kata Ambarala.

Bantuan berupa beras sebanyak 2.000 kilogram atau 2 ton ini rencana diserahkan langsung oleh pemerintah Kabupaten Sinjai.

Dalam kesempatan itu, Ambarala turut menyampaikan pesan khusus Plt Gubernur Sulsel agar penyaluran bantuan nantinya ke warga terdampak dapat dilakukan dengan baik.

"Pesan Pak Plt Gubernur, bahwa bantuannya dapat disalurkan dengan baik dan sampai kepada masyarakat terdampak. Semoga warga kita dalam kondisi yang baik dan menjaga silaturahmi," jelas putra Sinjai ini.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai Akbar yang menerima secara simbolis itu menerangkan bahwa bantuan tersebut rencananya akan disalurkan langsung Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) kepada warga terdampak dalam waktu dekat ini.

" Pak Bupati nanti yang akan serahkan langsung bantuan ini ke warga yang terdampak dari bencana banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu", katanya.

Sebelumnya, pasca banjir dan tanah longsor pada Kamis (8/7/2021), terdapat 200 unit rumah yang terendam banjir.

Belum termasuk perkantoran, rumah sakit, rumah jabatan bupati, pondok pesantren, Kodim 1424 Sinjai dan sejumlah gedung lainnya ikut terendam.

Dan empat unit rumah yang ikut tertimbun tanah longsor.

Peristiwa banjir terjadi di Kelurahan Balangnipa, Kelurahan Biringere dan separuh Kelurahan Bongki, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur dan tanah longsor ini terjadi di Lingkungan Taipa, Lingkungan Batu Pake, Jl KH Ahmad Dahlan.

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa baik pada tanah longsor maupun banjir. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved