Breaking News:

Musda Golkar Takalar

Golkar Kalah di Takalar Pemilu 2019, Fahruddin Rangga: Kita Melawan Bupati

Fahruddin Rangga menanggapi tudingan sejumlah kader soal kegagalannya mempertahankan kursi Ketua DPRD Takalar pada Pemilu 2019 lalu.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
DPRD Sulsel
Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Golkar Fahruddin Rangga. (Foto DPRD Sulsel) 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Fahruddin Rangga menanggapi tudingan sejumlah kader soal kegagalannya mempertahankan kursi Ketua DPRD Takalar pada Pemilu 2019 lalu.

Rangga pernah menjabat Plt Ketua DPD II Golkar Takalar pada Desember 2017 hingga April 2020 lalu.

Di bawah komando Fahruddin Rangga, Golkar gagal mempertahankan kursi Ketua DPRD Takalar di Pemilu 2019.

Golkar harus puas di posisi kedua dengan raihan empat kursi, kalah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 kursi.

"Kita gagal mempertahankan kursi Ketua DPRD Takalar karena kita melawan Bupati Takalar yang berstatus kader PKS ketika itu," kata Rangga saat dihubungi Tribun Timur, Jumat (9/7/2021).

Rangga mengatakan, capaian empat kursi sudah luar biasa karena Golkar tidak memiliki kepala daerah ataupun wakil kepala daerah.

Golkar Takalar berada di posisi kedua dengan capaian empat kursi dan masih berhak atas kursi Wakil Ketua DPRD Takalar.

"Posisi kedua sudah luar biasa karena kita melawan bupati," ujar Rangga.

Adik kandung mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin itu mengatakan, pertempuran pileg bagaikan memimpin tim sepakbola dalam pertandingan.

Menurutnya, meramu tim kuat memerlukan banyak variabelnya tidak hanya sekadar ikut turnamen. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved