Breaking News:

Tribun Politik

Burhanuddin Sesalkan Penyelenggara Ikut Bermain di Musda Golkar Takalar

Pemimpin Golkar Takalar harus punya ambisi untuk memajukan organisasi, bukan hanya ambisi pribadi.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
tribun-timur.com
Kader senior Partai Golkar Kabupaten Takalar sekaligus mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kader senior Golkar Burhanuddin Baharuddin menyampaikan penyelenggara tidak boleh ikut bermain dalam gelaran Musyawarah Daerah X Partai Golkar Kabupaten Takalar.

Bur, sapaan, menyampaikan penyelenggara bagaikan seperti wasit yang bertugas menyukseskan pertandingan, bulan malah ikut bermain.

Hal itu disampaikan Bur melihat dinamika Partai Golkar Takalar menjelang musda X, 17 Juli 2021 mendatang.

Sejauh ini ada dua pendaftar, Fahruddin Rangga adik kandung Bur dan Zulkarnain Arif pelaksana tugas ketua DPD II Golkar Takalar.

"Etikanya kalau pelaksana tugas jangan maju jadi calon, coba bayangkan pemililk suara Plt yang mencalonkan, baru plt juga yang maju, berarti dia panitia, dia wasit, dia juga ikut bermain," kata Bur saat dihubungi Tribun Timur, Sabtu (10/7/2021).

Mantan bupati Takalar itu menilai pencalonan Musda oleh plt ketua tidak sesuai dengan etika organisasi.

Sebab, pimpinan kecamatan sebagai pemilik suara ditunjuk oleh Plt Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arif. Kemudian Plt maju jadi calon ketua definitif di Musda.

"Syukur-syukur kalau plt kecamatan sudah pegang SK-nya, kalau belum gampang ganti SK plt pimpinan kecamatan," tegasnya.

Bur juga mengampaikan kader tidak boleh masuk partai untuk mencari uang dan hidup.

Hal itu disampaikan kader Golkar Takalar itu menanggapi gelaran Musyawarah Daerah X Partai Golkar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved