Tribun Maros

VIDEO; Chaidir Syam Turun Tangan Mediasi Konflik Pesantren Darul Istiqamah Maros

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros, turun memediasi konflik di Pondok Pesantren Darul Istiqamah.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, membatah jika pihaknya ingin mengubah lahan pesantren itu menjadi area bisnis, seperti apa yang disebutkan oleh pihak lain. 

"Itu tidak benar sama sekali, semua yang kita lakukan itu atas nama lembaga bukan atas nama pribadi. Jadi kebijakan itu, kebijakan lembaga bukan pribadi. Tidak ada sama sekali niatan untuk memanfaatkan lahan itu untuk pribadi," akunya. 

Meski harus berbeda pendapat dengan orang tuanya, Muzayyin Arif mengaku akan terus mencari titik temu yang terbaik dalam persoalan ini.

 Termasuk mengakomodir keinginan saudara-saudarnya yang lain. 

"Kami punya perspektif terbaik dalam pengelolaan yayasan, dan orang tua kami tetap akan menjadi bagian di dalamnya. Adapun aspirasi dari sebagian keluarga yang ingin masuk disitu, ini yang kami cari titiknya," ujarnya. 

Konflik internal yang terjadi di Pesantren Darul Istiqamah itu sudah berlangsung selama beberapa tahun. 

Kedua kubu ingin saling menguasai pengelolaan pesantren yang didirikan oleh KH Ahmad Marzuki tahun 1970.

Di satu sisi, pihak Muallim ingin agar pengelolaan pesantren tetap seperti apa yang telah dijalankan oleh pendahulunya.

 Dimana, pesantren menjadi tempat pendidikan yang bukan hanya orang kaya tapi menjadi milik siapa saja yang ingin belajar agama.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved