Breaking News:

Tribun Bulukumba

Firman Gani Sebut Proses Lelang ULP Bulukumba Sudah Sesuai Prosedur

Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC) Bulukumba, Firman Gani, menyebut proses lelang ULP Bulukumbasudah sesuai prosedur.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC) Bulukumba, Firman Gani 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC) Bulukumba, Firman Gani, menyebut proses lelang yang dilakukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah sesuai dengan prosedur.

Pasalnya, pengadaan barang dan jasa di bawah pemerintahan Bupati Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf, sudah sangat transparan.

Pemerintah, kata Firman, telah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kontraktor untuk ikut dalam proses lelang.

Itulah kenapa dalam proses lelang ada banyak perusahaan yang memasukkan penawaran.

Menurut dia, jika ada oknum yang menduga bahwa ada yang salah dalam proses lelang, seharusnya tak langsung menuntut kepada bupati untuk mencopot panitia pokja.

Karena ada lembaga khusus yang mengawasi pengawasan barang dan jasa ini.

Yakni Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Ini Keliru. Tidak serta merta langsung demo minta panitia pokja dicopot. Ada prosesnya, kalau dinilai ada yang tidak transparan, kan bisa diklarifikasi. Atau laporkan ke lembaga pengawas," kata Firman Gani, Kamis (8/7/2021) malam.

Dengan aksi unjuk rasa, kata Firman, justru bertentangan dengan cita-cita dan keinginan bupati.

Karena hal itu nantinya bakal memberikan kesan kurang baik bagi para investor yang berencana untuk berinvestasi di Bulukumba.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved