Breaking News:

Kementan

Tanggapi Wacana Pajak Sembako, Syahrul Yasin Limpo: Jangan Buat Petani Resah

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan belum ada rancangan soal pemberlakuan pajak untuk sembako masyarakat.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Kota Makassar, Kamis (872021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan belum ada rancangan soal pemberlakuan pajak untuk sembako masyarakat.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu menilai, wacana pajak sembako hanyalah isu yang dikembangkan pihak luar, bukan Kementerian Pertanian.

Ia menyayangkan isu itu berkembang kemana-mana hingga membuat masyarakat dan petani resah.

"PPN sembako umum itu tidak ada. Ini adalah pikiran-pikiran yang ada di sebagian pihak dan menjadi sebuah isu karena sampai sekarang ini pemerintah belum pernah merancang untuk kenaikan PPN sembako," kata Syahrul di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Kota Makassar, Kamis (8/7/2021) siang.

Syahrul menegaskan, pemerintah tidak pernah ada ingin memberlakukan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap sembako umum yang dikonsumsi masyarakat.

"Kalau pun itu ada pasti Menteri Pertanian tahu. Jadi jangan membuat petani resah," tegas Syahrul kepada wartawan.

Syahrul mengatakan, Presiden Jokowi sudah tegas mengatakan impor beras dan wacana sembako itu tidak ada. 

Syahrul menilai, boleh saja orang-orang melempar isu seperti itu. Namun Presiden Jokowi katakan dari mana rumor itu. 

"Pemerintah tidak pernah membicarakan rencana impor beras dan kenaikan PPN sembako," ujar SYL.

Selain wacana pajak sembako, Syahrul Yasin Limpo mengatakan stok beras aman di tengah pandemi maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved