Breaking News:

Tribun Enrekang

Sebelum 22 Juli, Kejari Enrekang Bakal Umumkan Tersangka Kasus Penyalahgunaan Dana Desa Lunjen

Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang segera mengumumkan tersangka kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD) Lunjen, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH AZIS ALBAR
Kantor Kejaksaan Negeri Enrekang, Kecamatan Enrekang 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang segera mengumumkan tersangka kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD) Lunjen, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Intel Kejari Enrekang, Andi Zainal Akhirin Amus saat dikonfirmasi TribunEnrekang.com, Kamis (8/7/2021) siang.

Menurutnya, kasus tersebut terkait anggaran dana desa Lunjen tahun anggaran 2019-2020 dengan total anggaran sekitar Rp 1,1 miliar.

"Iya soal kasus Lunjen itu, kita akan segera umumkan tersangkanya sebelum tanggal 22 Juli mendatang," kata Andi Zainal.

Menurutnya, dalam kasus tersebut berdasarkan hasil perhitungan dari tim Kejari Enrekang diduga merugikan negara sekitar Rp 400 juta.

Namun terkait angka pastinya, akan dilakukan audit hasil temuan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Perhitungan kami ada kerugian sekitar Rp 400 juta, saya tak ingat angka pastinya, jadi itu belum hasil audit BPK," ujar Andi Zainal.

"Ini kan masih tahap penyidikan, nanti setelah ada pengumuman tersangka, akan kita minta bantuan BPK untuk mengaudit temuan kerugiannya," tambahnya.

Andi Zainal mengatakan, pihaknya sudah menemukan adanya perbuatan melanggar hukum dari kasus itu.

Sehingga pihaknya sudah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved