Breaking News:

Tribun Maros

Chaidir Syam Turun Tangan Mediasi Konflik Pesantren Darul Istiqamah Maros, Hasilnya?

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros, turun memediasi konflik di Pondok Pesantren Darul Istiqamah.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
KH Arif Marzuki yang dipapah oleh kedua anaknya usai mediasi yang dilakukan di Baruga A Kantor Bupati Maros 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros, turun memediasi konflik di Pondok Pesantren Darul Istiqamah.

Mediasi dihadiri langsung Bupati Maros, Chadir Syam di ruang Baruga A Kantor Bupati, Kamis (08/07/21).

Mediasi ini berlangsung tertutup. Awak media tak diperkenankan masuk untuk meliput. 

Mediasi berlangsung mulai pukul 09.45 sampai 12.15 Wita itu.

Dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, KH Arif Marzuki. Ia datang bersama kedua putranya Muallim Arif dan Mufassir Arif. 

Sementara dikubu lainnya, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif juga tampak hadir bersama beberapa orang lainnya.

Saat keluar, Muallim dan Mufassir terlihat memapah ayahnya turun dari tangga dan langsung menuju kendaraan. 

"Intinya harus mengikuti apa yang orangtua putuskan sebagai anak. Pembahasannya berputar-putar masalah yayasan dan dia (Muzayyin) ingin mengambil alih dan mengelola yayasan pesantren tapi tidak sesuai harapan orangtua dan umat," kata Muallim. 

Menurut Muallim, konflik diantara keluarga mereka itu harusnya sudah bisa selesai. Andai saja, adiknya, Muzayyin mau legowo dan mendengarkan keinginan ayah mereka.

Sayangnya, hal itu tidak dilakukan oleh pihak Muzayyin. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved