Breaking News:

Tribun Luwu Timur

APINDO Luwu Timur Nilai PT Vale Diskriminasi Terhadap Pengusaha Lokal

Assosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Luwu Timur menilai PT Vale Indonesia tidak pro kepada pengusaha lokal.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
Apindo
Ketua APINDO Luwu Timur, Muh Chaedir Irsyad menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Malili dan Angkona, Senin (3/5/2021) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Assosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Luwu Timur menilai PT Vale Indonesia tidak pro kepada pengusaha lokal.

Ketua APINDO Luwu Timur, Muh Chaedir Irsyad mengatakan, banyak keluhan datang dari pengusaha lokal yang menganggap PT Vale tidak memiliki komitmen kuat.

"Komitmen kuat kepada pengusaha lokal dan lebih mengutamakan kontraktor nasional," kata Chaedir kepada TribunLutim.com via WhatsApp, Kamis (8/7/2021) petang.

Menurut Chaedir, hal itu nyata terlihat karena semakin banyaknya kontraktor nasional yang berkontrak dengan PT Vale Indonesia.

Menurut dia, banyak pekerjaan kecil-kecil yang selama ini menjadi lahan penghidupan kontraktor lokal, disatukan dan akhirnya kelihatan besar.

Sehingga kontraktor lokal dianggap tidak qualified. Begitupula dengan pengadaan barang.

PT Vale kata dia langsung berhubungan dengan pabrik sehingga secara otomatis menutup peluang pengusaha lokal untuk mencari mitra vendor atau distributor.

"Bahkan kadang mengacu pada harga e-commerce sejenis tokopedia, shopee dll," ujar dia.

"Ini sangat merugikan kontraktor lokal. Jadi pemihakan kepada kontraktor lokal hanya isapan jempol belaka," kata Chaedir.

Menurutnya, untuk kepentingan masyarakat dan daerah, diharapkan PT Vale dan perusahaan tambang lainnya di Luwu Timur serius berkoordinasi dan selalu berkonsultasi dengan pemerintah daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved