Breaking News:

Tribun Maros

KH M Arif Marzuki Angkat Suara Soal Tudingan Penyerobotan Lahan Pesantren Darul Istiqamah

KH M Arif Marzuki Angkat Suara Soal Tudingan Penyerobotan Lahan Pesantren Darul Istiqamah

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Pesantren Darul Istiqamah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Konflik perebutan lahan pondok pesantran Darul Istiqamah, Maccopa, Maros kian memanas. 

Pasalnya, masing-masing kubu pun saling serang dengan berbagai argument.

Bahkan, ada pihak yang membawa konflik itu ke ranah hukum. 

Saat ditemui, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, KH M Arif Marzuki menegaskan pihaknya tidak akan pernah membiarkan pesantren itu berubah menjadi lahan bisnis apapun, sebagaimana yang diinginkan putranya, Muzayyin Arif yang juga sebagai wakil ketua DPRD Sulsel. 

“Saya sudah perintahkan untuk diambil Kembali (lahan). Saya pernah kasih (Muzayyin) tapi menyalahi kesepakatan, dengan alasan itu kita akan rebut Kembali," ucapnya saat ditemui tribun-timur.com di kediamannya, Rabu (7/7/2021).

Ia memutuskan untuk mengambil alih lahan setelah menegur berulang kali, namun tidak dihiraukan.

"Cukup apa yang dia minta, saya kasi, tapi jangan bergerak di luar dari pada itu. Bergerak mencampuri yang lain. Saya tegur berulang masih tetap, jadi saya ambil Langkah," katanya.

Sementara itu anak dari KH M Arif Marzuki, Muallim Arif yang sebelumnya dituding sebagai dalang penggerak massa mengatakan adanya tindakan diluar kehendak awal berdirinya pesantren.

"Mereka menghilangkan plang pesantren menjadi plang city yang artinya mereka mengubah pesantren menjadi kota," tuturnya.

Ia pun mengatakan langkah pengembangan tersebut tidak mendapatkan dukungan dari KH M Arif Marzuki.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved