Breaking News:

Tribun Maros

Tak Punya Suket PCR, Ratusan Penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Batal Berangkat

Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, mengamuk setelah batal diterbangkan, Selasa (06/07/21).

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
penumpang yang batal berangkat akibat tak memiki Suket PCR 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Ratusan calon penumpang pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, mengamuk setelah batal diterbangkan, Selasa (06/07/21).

Hal tersebut lantaran calon penumpang tidak memiliki bukti test PCR saat berada di area loket check-in bandara.

Para penumpang ini merasa kecewa karena tidak adanya pemberitahuan lebih awal dari pihak maskapai.

Sebagian besar penumpang hanya menyertakan tes antigen.

Namun karena berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Senin kemarin, syarat test antigen pun ditolak.

Biaya tes PCR pun perkepala dihargai cukup fantastis yakni 900 ribu rupiah.

Hasil tes PCR baru bisa keluar setelah menunggu selama 10 sampai 12 jam lamanya.

Penumpang tujuan Manado, Indri Mantase mengaku batal berangkat setelah tidak adanya pemberitahuan dari pihak travel yang mewajibkan untuk PCR.

"Ini mau ke Manado tapi batal berangkat. Kemarin saya sudah beli tiket, tapi dari pihak travel tidak ada pemberitahuan harus ada PCR," ujarnya kepada tribunmaros.com, Selasa siang. 

Sementara itu Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura, I Iwan Risdianto mengatakan, telah melakukan sosialisasi melalui media sosial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved