Istimewa! Kemnaker Jelaskan Kenapa TKA China di PT Huadi Nickel-Alloy Tak Perlu Dapat Izin

Para Tenaga Kerja Asing ( TKA ) asal China atau Tiongkok yang datang ke Bantaeng, Sulsel, untuk bekerja di PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia tak perlu m

Editor: Edi Sumardi
HANDOVER
Sebanyak 20 TKA asal China saat berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Sabtu (3/7/2021). Kedatangan mereka ke Indonesia menuai polemik. 

Sebanyak 20 TKA asal China saat berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Sabtu (3/7/2021). Kedatangan mereka ke Indonesia menuai polemik.

TRIBUN-TIMUR.COM - Para Tenaga Kerja Asing ( TKA ) asal China atau Tiongkok yang datang ke Bantaeng, Sulsel, untuk bekerja di PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia tak perlu mengantongi izin bekerja.

Pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI atau Kemnaker menjelaskan, mereka bisa bekerja tanpa perlu mendapatkan izin kerja dari Kemnaker sebab PT Huadi masuk dalam bagian proyek strategis nasional atau PSN.

Demikian diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

"Pada lampiran nomor urut 96 memang Kawasan Industri Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, merupakan salah satu dari proyek strategis nasional yang ada dalam Perpres dimaksud," kata Kepala Biro Humas Kemnaker, Chairul Fadly Harahap, Senin (5/7/2021).

Proyek Strategis Nasional atau PSN adalah proyek-proyek infrastruktur Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Jokowi yang dianggap strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan di daerah.

PSN diatur melalui Peraturan Presiden, sementara pelaksanaan proyeknya dilakukan secara langsung oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan/atau badan usaha serta Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), dengan mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri.

Kemnaker telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel tekait dengan gelombang kedatangan TKA asal China ke Sulsel. 

Kepala Disnakertrans Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, dalam sepekan terakhir ada 46 TKA asal China didatangkan PT Huadi.

Sebanyak sembilan orang pada Selasa (29/6/2021), 17 orang pada Kamis (1/7/2021), dan 20 orang pada Sabtu (3/7/2021).

"Jadi total TKA yang masuk sebanyak 46 orang," kata Darmawan.

Chairul menegaskan, pihaknya terus memantau keberadaan puluhan TKA asal China di Sulsel.

“Saat ini kita tetap berkoordinasi dengan Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan yang terus melakukan pendataan dan pemantuan terhadap keberadaan calon TKA tersebut untuk memastikan bahwa keberadaannya sudah sesuai dengan regulasi,” kata Chairul.

"Serbuan" TKA asal China ke Sulsel menuai sorotan sebab terjadi di tengah lonjakan kasus Covid-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa - Bali.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved